Selasa, 28 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sebelum Ditembak Mati, Oknum Wartawan Ini Terlibat Kasus Pemerasan Dan UU ITE, Dikenal Nakal

Marsal tewas di dalam mobilnya saat berada tak jauh dari kediamannya di Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Sabtu (19/6/2021) dinihari.

Tribun Medan
oknum wartawan di Simalungun ditembak mati 

Terkait penembakan ini, belum dipastikan apakah ada hubungannya dengan kasus-kasus sebelumnya atau ada kasus baru yang melilit Marsal.

Menurut sejumlah wartawan di Siantar, Marsal sering memposting sesuatu di akun Facebook-nya.

Kasus ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan jurnalis.

Di satu sisi Marsal mengaku sebagai wartawan.

Di sisi lain, Marsal kerap mencoreng citra jurnalis sebagaimana dakwaan jaksa, lantaran berkali-kali tersandung kasus hukum, khususnya kasus pengancaman dan pemerasan.

Sementara itu, kasus tembak mati terhadap Marsal juga dikecam berbagai pihak, karena dianggap tindak kriminal yang luar biasa, dan upaya perampasan kemerdekaan seseorang.

Polisi Turun Tangan

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo bersama petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut langsung turun ke lokasi dimana oknum wartawan ditembak mati orang tak dikenal (OTK), Sabtu (19/6/2021).

Di lokasi penembakan di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Agus memberikan pengarahan secara langsung kepada petugas di lapangan agar dapat mempercepat proses pengungkapan kasus ini.

"Kehadiran saya di sini terkait temuan mayat yang berada di dalam mobil untuk memastikan anggota saya, penyelidik ataupun penyidik Sat Reskrim Polres Simalungun melaksanakan TPTKP dan olah TKP di dalam kejadian tersebut sesuai dengan SOP Penyelidikan Polri," kata Agus Waluyo didampingi Kasat Reskrim AKP Rahmat Aribowo.

Agus mengatakan, sementara waktu pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan.

"Untuk sebab-sebab meninggalnya korban, anggota kami masih melakukan pendalaman penyelidikan."

"Saya minta kepada rekan-rekan media mohon waktunya semoga perkara ini segera terungkap."

"Untuk awal kami sudah melakukan TPTKP dan olah TKP pada kesempatan ini kami juga diback-up dari Polda Sumatera Utara," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polres Simalungun dan Polsek Bangun masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved