Breaking News:

DPRD Pekanbaru

PPDB SD dan SMP Mulai 5 Juli, Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Minta Jangan Berpolemik

Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST meminta agar pada pelaksanaan PPDB SD dan SMP tahun 2021 ini, jangan menimbulkan polemik.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru / Ilustrasi / Nolpitos Hendri
Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST meminta agar pada pelaksanaan PPDB SD dan SMP tahun 2021 ini, jangan menimbulkan polemik. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksanaan PPDB di Kota Pekanbaru tingkat SD dan SMP digelar pada 5-11 Juli mendatang.

Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST meminta, agar pada pelaksanaan tahun 2021 ini, jangan menimbulkan polemik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Disdik Pekanbaru selaku penanggung jawab PPDB ini, harus mempersiapkan segala sesuatunya. Meski diakuinya, persoalan zonasi dan daya tampung setiap tahunnya selalu menjadi keluhan masyarakat.

"Jadi, ini harus diantisipasi. Jangan zonasi ini terus menjadi persoalan, kasihan masyarakat. Sebab, pendidikan ini merupakan tanggung jawab negara kepada warganya," saran Ginda kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (27/6/2021).

Seperti diketahui, kuota jalur zonasi tahun 2021 ini, sebesar 65 persen dari total jumlah siswa yang diterima. Kemudian jalur afirmasi atau berdasarkan status ekonomi (miskin) sebesar 15 persen, jalur prestasi 15 persen dan 5 persen lagi kuota anak pindahan.

data Dinas Pendidikan Pekanbaru, terdapat sebanyak 117 Sekolah Dasar Negeri dan 45 SMP Negeri di Pekanbaru. Sekolah-sekolah negeri tersebut, hanya memiliki daya tampung untuk 21.076 peserta didik.

Meski jumlah daya tampung sekolah negeri terbatas, namun di Pekanbaru tersedia cukup banyak sekolah swasta yang diharapkan bisa menjadi pilihan alternatif bagi warga.

Rencananya, pelaksanaan PPDB tingkat SMP sepenuhnya akan dilakukan melalui sistem online, sedangkan PPDB untuk sekolah dasar hanya sebagian yang akan menerapkan sistem online.

Lebih lanjut diharapkan Politisi milenial ini, tahun ini permasalahan zonasi dan daya tampung sekolah, memang masih menjadi persoalan.

"Yang penting, setiap tahun ada perubahannya ke arah yang lebih baik. Alhamdulillah, untuk tahun ini akan selesai pembangunan unit sekolah baru dan penambahan ruang belajar pada sejumlah sekolah. Semoga ini bisa menampung lebih banyak peserta didik, agar bisa menikmati pendidikan di sekolah negeri," harapnya.

Bagaimana dengan masalah zonasi?

"Pada tahun ini, jumlahnya ditambah dari 60 persen menjadi 65 persen. Makanya kita harapkan PPDB bisa berjalan lancar," pintanya. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved