Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Polemik Kritik BEM UI Berujung Pemanggilan oleh Kampus Hingga Akun Medsos Diretas

Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menjuluki Jokowi sebagai "King of Lip Service", kini terus berpolemik.

Editor: Ilham Yafiz
unsplash @mbaumi
Ilustrasi aktivitas peretasan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menjuluki Jokowi sebagai "King of Lip Service", kini terus berpolemik.

Aktivis BEM UI dipanggil pihak kampus, Minggu (28/6/2021).

Kini sejumlah aktivis BEM mengaku akun media sosial dan WhatsApp milik mereka diretas.

"Pada 27 dan 28 Juni 2021, telah terjadi peretasan akun media sosial kepada beberapa pengurus BEM UI 2021," ujar Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra, melalui keterangan tertulis, Senin (28/6/2021).

Dikutip dari laman Kompas.com, Leon menjelaskan, peretasan kali pertama menyasar akun WhatsApp Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI, Tiara, sekitar pukul 00.56 WIB.

Sejak itu, akun WhatsApp milik Tiara tidak biasa diakses dan tertulis bahwa akun telah keluar. Hingga kini, akun tersebut belum bisa diakses kembali.

Selanjutnya, peretasan kedua mengincar akun WhatsApp milik Wakil Ketua BEM UI, Yogie, sekitar pukul 07.11 WIB. Namun, sekitar pukul 07.20 WIB, akun tersebut sudah kembali.

Kemudian, upaya peretasan yang dialami Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI, Naifah Uzlah, sekitar pukul 02.15 WIB.

Terakhir, peretasan menimpa akun Instagram Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI, Syahrul Badri, pukul 21.45 WIB.

Akun tersebut mengalami restriksi setelah mengunggah beberapa konten di Instastory menyangkut surat pemanggilan fungsionaris BEM UI oleh pihak UI.

Hingga kini, akun tersebut masih ada, namun sampai saat ini pemilik akun belum bisa menggunakan kembali.

Dengan kejadian ini, Leon mengecam keras atas upaya peretasan yang dialami aktivis BEM UI.

"Dengan ini kami mengecam keras segala bentuk serangan digital yang dilakukan kepada beberapa pengurus BEM UI 2021," ujar dia.

Analisa pengamat soal kritik BEM UI kepada Jokowi

Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie, menilai, narasi yang dilontarkan BEM UI sebaiknya ditanggapi pemerintah sebagai kritik membangun dan tidak perlu berlebihan merespons aksi mereka.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved