Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Media Asing Soroti Kasus Covid-19 Indonesia, Harga Tabung Oksigen Naik Dua Kali Lipat

Media asing soroti kasus Covid-19 di Indonesia, serta lonjakan harga tabung oksigen untuk pasien Covid-19.

Tayang:
Editor: Ilham Yafiz
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Warga sedang antre isi oksigen di tempat pengisian ulang oksigen medical di Jalan Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan Senin (28/6/2021). Dalam 2 minggu terakhir kebutuhan oksigen tinggi hingga naik 200- 300 persen dari hari biasa. Permintaan Oksigen naik bersamaan dengan tingginya kasus Covid 19. Sementara harga tetap Rp 15.000/ permeter kubiknya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Media asing soroti kasus Covid-19 di Indonesia, serta lonjakan harga tabung oksigen untuk pasien Covid-19.

Reuters mewartakan harga tabung oksigen di DKI Jakarta melonjak hingga lebih dari dua kali lipat pada Selasa (29/6/2021).

Bahkan, Reuters juga mengabarkan beberapa pemasok tabung oksigen mengalami kekurangan setelah lonjakan kasus Covid-19 terjadi.

Kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan yang sangat signifikan dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

Bahkan, Indonesia mengalami rekor harian tertinggi dengan tembus 20 ribuan kasus selama tiga hari berturut-turut pada 26-28 Juni 2021.

Media Reuters juga menyoroti Indonesia memiliki jumlah kasus virus corona dan kematian akibat Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara.

Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). Peningkatan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta membuat permintaan isi ulang maupun pembelian tabung oksigen meningkat.
Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). Peningkatan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta membuat permintaan isi ulang maupun pembelian tabung oksigen meningkat. (Tribunnews/Irwan Rismawan.)

Sementara di Jakarta, lonjakan kasus Covid-19 sempat mengalami pecah rekor hingga kasus harian tembus 9 ribuan kasus pada 26-27 Juni 2021.

Media Reuters melaporkan, lonjakan kasus dipicu oleh munculnya varian baru virus corona yang lebih menular dan peningkatan mobilitas pasca-lebaran.

Reuters juga menuliskan, akibat penuhnya rumah sakit di Jakarta hingga pasien ditolak, beberapa warga berusaha membeli tabung oksigen secara mandiri untuk anggota keluarga yang terinfeksi di rumah.

Akibatnya, harga tabung oksigen melonjak tinggi menjadi $140 (setara Rp2 juta) dari biasanya $50 (setara Rp700 ribu).

"Saya antri di sini sekarang untuk mengisi oksigen untuk istri dan anak saya yang sekarang positif COVID-19."

"Saya berkeliling dan semuanya terjual habis," kata warga bernama Taufik Hidayat (51) saat ditemui di salah satu pemasok tabung oksigen.

Penjual tabung oksigen di daerah lain di Jakarta juga mengatakan kepada Reuters bahwa stok mereka juga telah menipis.

Namun, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan (Yankes) Rujukan Dinkes DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra mengatakan, kekurangan tabung oksigen di rumah sakit bersifat sementara.

Sebab, permasalahahan distribusi pasukan tabung oksigen sedang diselesaikan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved