Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Inilah Gejala-gejala Covid-19 Varian Delta yang harus Diketahui

Virus Corona sudah bermutasi menjadi beberapa varian. Salah satunya varian Delta. Berikut ini gejala pasien varian Delta

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh Aneta Esz dari Pixabay
Virus Corona, Corona Virus 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Salah satu varian Covid-19 yang muncul dan membuat banyak orang bertanya-tanya adalah varian Delta.

Seperti apa ciri seseorang terpapar virus corona yang kemudian membuat heboh karena kemunculannya menjadi pembicaraan.

Saat ini pandemi Covid-19, masih menjadi momok bagi warga dunia.

Banyak korban berjatuhan baik yang meninggal dunia maupun harus menjalani perawatan intensif.

Dunia juga terus berupaya untuk memutus mata rantai covid-19.

Namun sekuat dunia melakukan upaya mencari anti Covid-19, namun virus tersebut juga terus melakukan bermutasi.

Kini warga dunia harus mencari vaksin untuk mengantisipasi penyebaran varian baru.

Nah, berikut ini ciri-ciri varian baru Covid-19 yang disebut varian Delta.

Dikutip dari webmd.com, varian Delta, juga dikenal sebagai B.1.617.2, dapat menyebar lebih mudah menurut CDC.

Baca juga: Mengerikan, 60 Ribu Orang Menonton Final EURO 2020 Diintai Virus Corona Varian Delta Sangat Menular

Bahkan, para peneliti mengatakan bahwa varian Delta 50% lebih menular dibandingkan varian Alpha, yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, menurut The Washington Post .

Varian Delta pertama kali diidentifikasi di India pada Desember 2020 dan menyebabkan wabah besar di negara tersebut kemudian menyebar dengan cepat.

Adapun varian Delta Plus, juga dikenal sebagai B.1.617.2.1 atau AY.1, dianggap sebagai "subvarian" dari versi Delta.

Varian ini memiliki mutasi yang memungkinkan virus menyerang sel paru-paru dengan lebih baik dan berpotensi lolos dari vaksin.

Pertama kali diidentifikasi di India, Delta Plus kini telah ditemukan di AS, Inggris, dan negara lainnya.

Gejala Covid-19 Varian Delta

Gejalanya mirip dengan yang terlihat pada jenis virus corona asli dan varian lainnya, seperti:

- Batuk terus-menerus

- Sakit kepala

- Demam

- Sakit tenggorokan .

Menurut WHO, gejala COVID-19 yang paling umum adalah:

- Demam

- Batuk kering

- Kelelahan

Gejala lain yang kurang umum dan dapat mempengaruhi beberapa pasien meliputi:

- Kehilangan rasa atau bau,

- Hidung tersumbat,

- Konjungtivitis (juga dikenal sebagai mata merah)

- Sakit tenggorokan,

- Sakit kepala,

- Nyeri otot atau sendi,

- Berbagai jenis ruam kulit,

- Mual atau muntah,

- Diare,

- Menggigil atau pusing.

Gejala penyakit COVID-19 yang parah meliputi:

- Sesak napas,

- Kehilangan selera makan,

- Kebingungan,

- Nyeri atau tekanan terus-menerus di dada,

- Suhu tinggi (di atas 38 °C).

Gejala lain yang kurang umum adalah:

- Sifat lekas marah,

- Kebingungan,

- Penurunan kesadaran (kadang-kadang berhubungan dengan kejang),

- Kegelisahan,

- Depresi,

- Gangguan tidur,

- Komplikasi neurologis yang lebih parah dan jarang seperti stroke, radang otak, delirium dan kerusakan saraf.

Baca juga: Peneliti Sebut Fenomena Langka, Nenek 90 Tahun Terinfeksi Dua Varian Covid-19 Sekaligus

Orang-orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk yang berhubungan dengan kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, atau kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak harus segera mencari perawatan medis.

Jika memungkinkan, hubungi penyedia layanan kesehatan, hotline, atau fasilitas kesehatan Anda terlebih dahulu, sehingga Anda dapat diarahkan ke klinik yang tepat.

( Tribunpekanbaru.com )

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved