Breaking News:

Penggunaan Oksigen saat Isolasi Mandiri di Rumah Dilarang, Dokter Jelaskan Hal Ini

Ada aturan khusus seperti berapa liter pemberian pada pasien, berapa jam oksigen akan habis dan sebagainya. 

ist
Tabung oksigen untuk pasien Covid-19 mulai langka 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Coivd-19 masih melanda dunia.

Di Indonesia, pandemi ini masih merajela.

Pemerintah telah mengupayakan berbagai cara untuk melindungi warga.

Mulai dari vaksinasi hingga PPKM.

Sebagaiamana diketahui, tingkatan gejala orang terinfeksi Covid-19 beragam.

Ada yang tanpa gejala, ringan, sedang, hingga gejala berat. 

Saat seseorang terkena virus SARS-CoV-2 ini dan bergejala berat, biasanya mengalami gejala Covid-19 berupa sesak napas.

Baca juga: BERANI! Calon Hakim Agung Prim Haryadi Singgung Hukuman Mati bagi Koruptor

Baca juga: Gadis Cantik Ini Meregang Nyawa Usai Menikah, Pesta pun Berubah Duka

Pada saat normal, tingkat saturasi oksigen atau tingkat oksigen dalam darah berada antara 95-100 persen.

Saturasi ini bisa diukur dengan alat bernama pulse oximetry (oximeter nadi).

Namun ketika virus Covid-19 sudah menginfeksi organ seperti paru-paru, maka saturasi oksigen dapat terganggu.

Bahkan kadar oksigen dalam darah bisa menurun hingga di bawah normal, sehingganya pasien membutuhkan bantuan terapi oksigen.

Fenomena penuhnya rumah sakit membuat beberapa pasien terpaksa melakukan isolasi mandiri selama di rumah.

Sebagian pasien pun menggunakan oksigen di rumah saat melakukan isolasi mandiri

Tapi amankah penggunaan oksigen saat isolasi mandiri di rumah?

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved