Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dikebiri, Pelaku Pedofil Ini Merana usai Disuntik Kimia: Tak Bisa Lagi Ereksi

Paedofil lain yang berusia 50 tahn menceritakan, dia dibawa ke lokasi penyuntikan pada Februari 2021 untuk menjalani prosedur kebiri.

shutterstock
ilustrasi kebiri 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang paedofil membagikan kisah usai menjalani hukuman kebiri.

Dia merupakan warga Kazakhstan.

Dia yang dikebiri secara kimia mengaku dia tak bisa ereksi lagi.

Oleh sebab itu, Dia memohon agar hukuman itu dihentikan.

Kazakhstan menjadi salah satu negara yang menerapkan hukuman ketat terhadap siapa pun yang menjadi pelaku kejahatan seks terhadap anak-anak.

Kebiri kimia ini dilakukan melalui injeksi teratur, dan tetap berlanjut meski hukuman penjara mereka sudah usai.

Para tersangka kejahatan seks ini meluapkan pengalaman mereka kepada televisi lokal, bagian dari kampanye pemerintah untuk menekan kejahatan tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sah, PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut: Sampai 21 Agustus

Baca juga: Naik Rp 400 dari Minggu Lalu, Harga Bahan Olahan Karet di Tingkat Pabrik di Riau Jadi Segini

"Dengan pengalaman ini, saya ingin mengimbau kepada siapa pun untuk tak melakukan kejahatan seperti yang saya lakukan," kata salah satu paedofil.

"Saya memohon kepada siapa pun yang menuliskan resep kebiri terhadap saya, batalkan hukumannya, saya masih muda," rengeknya.

Seorang tahanan bernama Marat, yang dipenjara selama 15 tahun karena berusaha memerkosa anak kecil, berujar dia sudah menerima tiga suntikan.

Baca juga: KRONOLOGI Polisi Muda Diduga Dikeroyok Senior: Organ Liver sampai Terbelah

Baca juga: Arti Kata Jablay dalam Bahasa Gaul Apa? Simak di Sini Arti Jablay Dalam Bahasa Gaul

Dilansir The Sun, Marat menuturkan dia tidak bisa ereksi karena injeksi itu. "Sangat buruk dari segi kesehatan pria saya," ratapnya.

"Saya butuh kehidupan seksual namun tak berhasil di sini. Mengapa mengebiri saya? Saya akui saya salah. Tapi saya masih ingin hidup lebih lama," pintanya.

Paedofil lain yang berusia 50 tahn menceritakan, dia dibawa ke lokasi penyuntikan pada Februari 2021 untuk menjalani prosedur kebiri.

Pria yang dipenjara selama 17 tahun karena memerkosa gadis 14 tahun berkata, dia masih punya anak di rumah.

"Beberapa dari mereka bahkan masih di bawah umur. Kini mereka mengatakan bahwa saya bakal dikebiri," keluhnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved