Iming-iming Harga Miring, Ada Oknum Datangkan Ban Bekas dari Malaysia, Untung Digagalkan BC Dumai
Iming-iming harga miring, ada oknum datangkan ban bekas dari Malaysia. Sempat digagalkan Bea Cukai (BC) Dumai
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
"Petugas Bea Cukai hanya menjumpai para buruh yang tangah bersiap membongkar barang-barang dari kapal untuk dipindahkan kedalam truk pengangkut yang sudah disiapkan," lanjutnya.
Barang Berbahaya
Kasi PLI Bea Cukai Dumai, Gatot Kuncoro Gatot menjelaskan, ban-ban bekas dari Negeri Jiran tersebut sebenarnya barang limbah karet berbahaya.
Ban bekas yang didatangkan dari negeri tetangga ini, selain dapat merusak dan mencemari lingkungan dalam jangka panjang.
"Jika dipakai masyarakat untuk berkendara di jalan raya, juga sangat membahayakan keselamatan berlalu lintas," sebutnya.
Dijelaskannya, penindakan ini sebagai bentuk pelaksanaan fungsi Bea Cukai sebagai community protector, menjaga dan menyelamatkan negeri dari kerusakan lingkungan karena masuknya limbah khsususnya karet bekas dalam bentuk ban.
"Yang terpenting adalah, dengan penindakan ini, adalah menyelamatkan masyarakat dari penggunaan barang-barang yang mengancam keselamatan, (khususnya) berlalu lintas," pungkas Gatot.
( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kapal-pengnagkut-selundupan-ban-bekas.jpg)