Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Teratozoospermia, Apa Itu Penyakit OAT, Apa Itu OAT Pria, OAT pada Pria serta Penyebab OAT pada Pria

Pembahasan kali ini adalah tentang teratozoospermia , apa itu penyakit OAT , apa itu OAT pria , OAT pada pria serta penyebab OAT pada pria

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Nolpitos Hendri
Teratozoospermia, Apa Itu Penyakit OAT, Apa Itu OAT Pria, OAT pada Pria serta Penyebab OAT pada Pria. Foto: Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pembahasan kali ini adalah tentang teratozoospermia , apa itu penyakit OAT , apa itu OAT pria , OAT pada pria serta penyebab OAT pada pria .

Pasangan suami istri yang sedang progra hamil wajib tahu tentang teratozoospermia , apa itu penyakit OAT , apa itu OAT pria , OAT pada pria serta penyebab OAT pada pria .

Apalagi para pasangan suami yang mendambakan seorang anak, mungkin ini adalah penyebabnya, silahkan baca artikel tentang teratozoospermia , apa itu penyakit OAT , apa itu OAT pria , OAT pada pria serta penyebab OAT pada pria ini.

Suami OAT , artinya ia mengalami gangguan pada spermanya sehingga tidak bisa membuahi sel telur.

Lantas, apa itu Oligo Astheno Teratozoospermia ?

Oligo Astheno Teratozoospermia adalah suatu kondisi yang meliputi oligozoospermia ( jumlah sperma sedikit ), asthenozoospermia ( pergerakan sperma buruk ) dan teratozoospermia ( bentuk sperma tidak normal ).

OAT adalah penyebab paling umum dari subfertilitas suami.

Subfertilitas adalah ketika seorang suami tidak dapat membuat seorang wanita hamil setelah 1 tahun berhubungan intim secara teratur tanpa alat kontrasepsi.

Lantas, apa penyebabkan OAT ?

Penyebab OAT mungkin tidak diketahui, berikut ini adalah kemungkinan penyebab infertilitas :

Obat-obatan seperti steroid dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, kanker, atau depresi dapat mempengaruhi kesuburan.

Genetika dapat menyebabkan infertilitas, ini berarti suami mungkin dilahirkan dengan gen yang menyebabkan ketidaksuburan.

Gen dapat memengaruhi produksi, pergerakan, dan transportasi sperma.

Kadar hormon yang tidak normal dapat mempengaruhi produksi sperma.

Antibodi dapat menyerang sperma.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved