Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Roket AS Sudah Tepat Sasaran, Tapi Mobil yang Jadi Target, Berisi Bom, Efeknya Bocah jadi Korban

Efek ledakan mobil yang berisi penuh bom. Tga bocah jadi korban. Mobil yang ditembak roket merupakan milik ISIS-K yang berencana kembali beraksi

Editor: Budi Rahmat
WAKIL KOHSAR / AFP
Pejuang Taliban berjaga-jaga di dekat sebuah mobil yang rusak setelah beberapa roket ditembakkan di Kabul pada 30 Agustus 2021. Roket terbang melintasi ibu kota Afghanistan pada 30 Agustus ketika AS berlomba untuk menyelesaikan penarikannya dari Afghanistan, dengan evakuasi warga sipil semuanya berakhir dan ketakutan akan serangan teror tinggi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Efek lanjutan dari roket yang menghantam dua mobil di pemukiman Afganistan. Mobil yang berisi penuh bahan peledak kembali menimbulkan ledakan kedua.

Ledakan kedua itulah yang menyebabkan tiga orang bocah tewas.

Tiga bocah itu korban dari serangan AS pada mobil yang diduga milik ISIS-K.

Mobil yang berisi bahan peledak tersebut ditembak roket dan meledak.

Namun siapa sangka ledakan kedua mengguncang pemukiman hingga tiga orang bocah meninggal dunia.

Baca juga: Bukan Salah AS, Parahnya Korupsi di Afganistan yang Sebabkan Militernya tak Berkutik Hadapi Taliban

Baca juga: Sosok Misterius yang Disebut Pimpinan Tertinggi Taliban, Sudah di Afganistan tapi tak Mau ke Luar

Bahkan masih dilakukan penyelidikan apakah ada korban lain dari serangan roke AS tersebut.

Serangan yang dilakukan AS itu merupakan jawaban atas tewasnya belasan militer AS akibat aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh ISIS-K.

Presiden AS, Joe Biden dengan tegas mengatakan akan memburu para pelaku.

Tiga Bocah Jadi Korban

Tiga bocah Afghanistan dilaporkan tewas saat drone AS menyerang target yang diyakini milik kelompok ISIS-K.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Joe Biden memeringatkan akan ada serangan lain, buntut bom bunuh diri pada Kamis (26/8/2021).

Saksi mata mengungkapkan, mereka melihat roket menghantam dua mobil yang diparkir di permukiman dekat Bandara Hamid Karzai, Kabul.

gambar ini diambil pada larut malam pada 22 Agustus 2021, tentara Inggris dan Kanada berjaga-jaga di dekat kanal saat warga Afghanistan menunggu di luar bagian bandara yang dikuasai militer asing di Kabul pada 23 Agustus 2021, berharap untuk melarikan diri dari negara itu setelah Pengambilalihan militer Taliban atas Afghanistan.
gambar ini diambil pada larut malam pada 22 Agustus 2021, tentara Inggris dan Kanada berjaga-jaga di dekat kanal saat warga Afghanistan menunggu di luar bagian bandara yang dikuasai militer asing di Kabul pada 23 Agustus 2021, berharap untuk melarikan diri dari negara itu setelah Pengambilalihan militer Taliban atas Afghanistan. (WAKIL KOHSAR / AFP)

Kendaraan yang diserang pada Minggu (29/8/2021) itu diyakini akan digunakan oleh kelompok ISIS-K menggelar aksi lanjutan.

Namun, kendaraan itu ternyata sudah terisi dengan bahan peledak, menyebabkan ledakan kedua yang membunuh dan melukai warga sekitar.

Seorang pejabat Afghanistan yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengungkapkan, tiga bocah menjadi korban tewas.

Baca juga: Dibantu Amerika Serikat Membasmi ISIS-K, Taliban Marah Merah Besar, Ternyata ini Masalahnya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved