Jika Tak Ada Holocaust, Populasi Yahudi di Muka Bumi Bakal Segini
lebih dari 60 tahun setelah berakhirnya Holocaust, orang-orang Yahudi belum berhasil memulihkan bahkan setengah dari jumlah kerugiannya
TRIBUNPEKANBARU.COM - Holocaust menjadi salah satu sejarah terkelam dunia.
Jutaan orang yahudi dibantai pada peristiwa itu.
Kini, DellaPergola, Profesor di Institut Yahudi Kontemporer Avraham Harman di Universitas Ibrani, telah mengemukakan hasil penelitiannya.
"Holocaust memberikan pukulan telak terhadap tatanan demografis, budaya dan sosial orang-orang Yahudi dalam jangka panjang," kata DellaPergola sebagaimana dilansir Science Daily.
Tahun 1939 ada 16,5 juta orang Yahudi di dunia, dan tahun 1945 jumlahnya diperkirakan 11 juta, katanya.
Dalam sebuah artikel di jurnal Bishvil Hazikaron tahun 2009 dari Sekolah Internasional untuk Studi Holocaust di Yad Vashem di Yerusalem, Prof. DellaPergola memberikan analisisnya.
Dia menunjukkan beberapa konsekuensi jangka panjang yang terjadi selama periode itu.
Pertama, penghancuran kerangka budaya, elemen yang mencegah orang Yahudi menikah dan memiliki anak dalam jangka waktu lama.
Baca juga: 8 Tahun Tak Bertemu, Suami Ajak Istri Berhubungan, Malah Berakhir Tragis: Dia Memaksa!
Baca juga: Warga Inhu Geger: Mayat Remaja dengan Kepala & Badan Terpisah, Pamit Pergi Main Game
Kedua, meningkatnya perkawinan campuran, dipandang sebagai cara yang relatif aman untuk melarikan diri dari para penindas.
Ketiga, jumlah korban laki-laki lebih banyak daripada korban perempuan, yang menyebabkan penurunan kesuburan dan juga dalam beberapa kasus perkawinan campur.
Keempat, pembunuhan begitu banyak anak dalam populasi yang sebagian besar adalah anak muda.
Prof DellaPergola menyajikan dua model utama untuk memberikan perkiraan susunan demografis orang Yahudi saat ini jika Holocaust tidak terjadi.
Di satu sisi, gambaran yang kurang optimis, situasi sosioekonomi orang Yahudi terlihat hanya mengalami sedikit kemajuan di Eropa Timur, dengan tingkat kelahiran yang rendah dan perkawinan silang yang tinggi.
Ini akan membuat jumlah total orang Yahudi di dunia saat ini sebanyak 26 juta.
Dalam model lain, DellaPergola memperkirakan bahwa seandainya situasi orang-orang Yahudi Eropa Timur lebih baik dalam hal kemajuan ekonomi, perkawinan silang yang lebih rendah dan tingkat kelahiran yang lebih tinggi, maka jumlah di seluruh dunia saat ini akan mencapai 32 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-sekelompok-rabi-yahudi.jpg)