Breaking News:

Oknum Pengutip Retribusi Sampah Secara Ilegal di Pekanbaru Terancam Kena Pidana

Oknum pengutip retribusi sampah secara Ilegal di Kota Pekanbaru terancam kena pidana.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Satu truk operator mengangkut sampah di TPS depan Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Oknum pengutip retribusi sampah secara Ilegal di Kota Pekanbaru terancam kena pidana.

Pengelola angkutan sampah mandiri di Kota Pekanbaru tidak boleh mengutip retribusi sampah.

Pihak yang dapat mengutip retribusi sampah hanya petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

Petugas itu juga dilengkapi identitas yang jelas. Ada juga surat tugas dari DLHK Kota Pekanbaru.

"Jadi satu-satunya yang bisa mengutip retribusi hanya petugas dari DLHK, sebab kita belum ada bekerjasama dengan pihak lain untuk mengutip retribusi," tegas Wali Kota Pekanbaru, Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (2/9/2021).

Phak lain yang nekat mengutip retribusi sampah terancam kena pidana.

Apalagi pemerintah kota sudah bekerjasama dengan aparat hukum menindak oknum yang mengutip retribusi sampah tanpa secara ilegal ini.

Firdaus menyebut bahwa aktvitas itu jelas pungutan liar.

Banyak dari oknum mengutip retribusi melebihi besaran seharusnya.

"Kalau tidak ada identitas jelas itu ilegal, kalau kedapatan kita tidak secara hukum pidana," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved