Breaking News:

Curah Hujan Tinggi, Kanal Simpang Siak-Sungai Paluh Tersumbat, Halaman Rumah Warga Tergenang Air

Curah hujan cukup tinggi di Siak, halaman rumah warga di sepanjang Simpang Siak-Sungai Paluh tergenang air akibat tersumbatnya kanal

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/MAYONAL PUTRA
Kanal di simpang Siak-Sungai Paluh tersumbat dan air melimpah ke rumah dan kebun warga, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Curah hujan cukup tinggi di kabupaten Siak sejak beberapa hari belakangan. Halaman rumah warga di sepanjang Simpang Siak-Sungai Paluh tergenang air akibat tersumbatnya kanal di sana.

"Kanal ini sudah lama tidak di normalisasi, kalau tak salah, terakhir 2016 lalu dibersihkan, setiap musim hujan tiba beberapa tahun lalu kami kebanjiran,"ujar Win salah seorang warga yang tinggal di bantaran kanal tersebut, Jumat (10/9/2021).

Win mengatakan, kanal yang tersedia itu tidak mampu lagi menampung debit air hujan.

Setiap musim hujan toba air kanal meluap ke halaman rumah.

Jika banjir ini berlangsung lama akibatnya tanaman akan banyak yang mati.

"Hujan dua malam saja kami kebanjiran, diperparah jika genangan air berlangsung lama, banyak tanaman mati akibatnya terendam banjir,” keluhnya.

“Kami juga susah mau menyeberang ke jalan karena jembatan kadang hanyut, kadang tenggelam belanja tak bisa, anak pun susah mau sekolah,"sambungnya.

Biasanya kata dia, kanal ini dibersihkan oleh alat berat milik BOB PT BSP- Pertamina Hulu. Namun beberapa tahun terakhir tidak ada lagi alat berat turun.

"Maunya jangan tunggu, rumah warga kebanjiran, baru dibersihkan, minimal satu tahun dua kali," pintanya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Yono (56) warga Benteng Hilir Darat.

Menurutnya, banjir yang terjadi saat ini penyebapnya kanal yang tersumbat. Banyak tumbuhan sendayan menutupi pingiran kanal.

"Kami minta, kanal ini dibersihkan, jangan nunggu bajir baru dibersihkan, hujan semalam aja, air sudah mengenangi jembatan masuk ke rumah,” urai Yono.

“Kalau yang berduit bisalah bikin jembatan tinggi dan kokoh. Kalau kayak kita yang tidak ada uang, ya semampu kita aja lah, pokoknya bisa lewat,"curhatnya.

( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved