Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

VIDEO: Harta Ketua DPRD Kampar Minus, Mahasiswa Galang Donasi di Jalanan

"Hari ini terkumpul hanya 2.000 di depan Balai Bupati," ungkap Ketua HMOK, Hadi. Dana yang terkumpul akan diserahkan kepada Faisal.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Ketua DPRD Kampar, M. Faisal yang melaporkan hartanya minus memantik reaksi dari kalangan mahasiswa.

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kampar menggelar aksi penggalangan dana, Kamis (16/9/2021).

Aksi penggalangan dana ini digelar pertama sekali di Gedung DPRD Kampar, Kamis siang. Tetapi aksi mereka dihadang oleh petugas keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja.

Lalu aksi mereka pindah ke bundaran Balai Bupati Kampar. Mereka membawa kardus yang disodorkan kepada pengguna jalan yang melintas di depan Balai Bupati, Bangkinang Kota.

"Hari ini terkumpul hanya 2.000 di depan Balai Bupati," ungkap Ketua HMOK, Hadi kepada Tribunpekanbaru.com.

Ia menilai, masyarakat Kampar tampaknya belum bersimpati.

Aksi serupa, kata dia, rencananya akan digelar sampai Selasa (21/9/2021) depan.

Jika simpati masyarakat di Kampar masih minim, mereka berencana menggelar aksi di Pekanbaru.

Hadi mengaku tidak dapat menargetkan dana yang digalang akan menutupi minusnya harta Faisal. Dana yang terkumpul akan diserahkan kepada Faisal.

"Kita akan konfirmasi dulu apakah Ketua DPRD mau menerimanya atau tidak. Kalau nggak mau, kita serahkan kepada masyarakat yang juga membutuhkan," kata Hadi.

Hadi yang memimpin aksi ini mengaku prihatin dengan kondisi harta Ketua DPRD Kampar, M. Faisal yang ternyata minus. Ini diketahui HMOK dari data yang mereka peroleh.

Ia menyebutkan bahwa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) M. Faisal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minus Rp. 236.181.531.

"Tentu kami sangat terkejut. Sekaligus prihatin jika memang benar harta Ketua DPRD ternyata minus," ungkap Hadi.

Ditanya apakah aksi ini semacam satire, Hadi menyerahkan penilaian kepada masyarakat. Ia menyatakan, HMOK hanya ingin menggalang keprihatinan masyarakat karena harta pimpinan wakil rakyatnya minus.

"Sepertinya wabah carona ini tidak hanya berdampak kepada masyarakat menengah ke bawah. Tetapi juga berdampak kepada pejabat, terutama Ketua DPRD Kampar," ujar Hadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved