Video Berita
VIDEO: Harta Ketua DPRD Kampar Minus, Mahasiswa Galang Donasi di Jalanan
"Hari ini terkumpul hanya 2.000 di depan Balai Bupati," ungkap Ketua HMOK, Hadi. Dana yang terkumpul akan diserahkan kepada Faisal.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing
Hadi juga berharap agar kondisi ini menjadi perhatian Dinas Sosial. Pemerintah dapat memberi bantuan melaui skema Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH). "Setidaknya bisa membantu hutang yang dipikul," tutur Hadi.
Harta defisit Faisal diketahui dari Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilihat Tribunpekanbaru.com, Kamis (9/9/2021). Ia memiliki total harta minus Rp. 236.181.531.
Politis Partai Gerindra ini tercatat melaporkan hartanya tanggal 20 Maret 2021. Untuk pelaporan periodik sampai tahun 2020.
Faisal melaporkan Tanah dan Bangunan hanya Rp. 25 juta. Tanah dan bangunan itu 900 meter persegi/100 meter persegi yang berlokasi di Kampar.
Faisal juga memiliki Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp. 207.500.000. Terdiri dari Sepeda Motor Honda Beatstreet tahun 2018 dari hasil sendiri senilai Rp. 8.500.000, Mobil Honda Freed tahun 2015 dari hasil sendiri senilai Rp. 150 juta. Ia juga memiliki sepeda motor mewah merk Vespa Aprint 1 Get 150 A tahun 2020 senilai Rp. 49 juta.
Harta bergerak lainnya senilai Rp. 22.100.000. Kas dan setara kas Rp. 92 juta. Ia tidak memiliki surat berharga. Maka subtotal hartanya sebesar Rp. 346.600.000.
Tetapi Faisal melaporkan memiliki hutang sebesar Rp. 582.781.531. Hutang lebih besar dari hartanya. Sehingga hartanya minus Rp. 236.181.531.
Pada awal memimpin DPRD, Faisal belum memiliki motor Vespa. LHKPN yang dibuatnya 15 April 2019 untuk periode hingga 2018, ia baru memiliki alat transportasi dan mesin berupa motor Honda Beatstreet dan mobil Honda Freed sejumlah Rp. 233 juta.
Ia juga memiliki tanah dan bangunan dengan ukuran yang sama seperti tahun 2020 senilai Rp. 20 juta. Hutangnya di tahun 2018 masih Rp. 128.612.951. Total hartanya sebelum menjabat Ketua DPRD surplus sebesar Rp. 236.287.049.
Harta Faisal di tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan 2018. Hanya ada penambahan nilai pada tanah dan bangunan serta penyusutan nilai alat transportasi dan mesin.
LHKPN yang dibuatnya pada 11 Maret 2020, ia memiliki nilai hutang pada 2019 sama dengan 2018. Total harta Faisal di tahun pertama memimpin DPRD Kampar berkurang menjadi Rp. 169.487.049.
Faisal adalah politisi yang sudah duduk sebagai Anggota DPRD Kampar tiga periode. Dimulai dari periode 2009-2014. Pada periode keduanya, 2014-2019, ia pernah menjabat Wakil Ketua DPRD.
(Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)