Breaking News:

TERCATA5 150 Perusahaan Pindah dari Jabar ke Jateng karena UMR, Apindo Hubungi Ridwan Kamil

Selain itu, bila tergabung dalam asosiasi, pihaknya bisa mendeteksi lebih awal untuk dipelajari dan dipetakan.

Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa (17/11/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perusahaan padat karya di Jawa Barat dilaporkan merelokasi tempat usahanya ke daerah lain.

Tercatat sekitar 150 perusahaan pinda dalam kurun waktu 5 tahun.

Ada pula perusahaan yang tutup.

"Relokasi ini sudah terjadi sejak 2016 dan alasannya tidak terdeteksi atau tidak tercatat dengan baik," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat, Ning Wahyu Astutik saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/10/2021).

Ning menjelaskan, kondisi ini memprihatinkan. Karena relokasi dan tutupnya perusahaan berdampak pada naiknya jumlah pengangguran secara signifikan.

Masalah upah

Hingga 2021, jumlah pengangguran terbuka di Jabar mencapai 2,1 juta atau 24,9 persen dari total pengangguran nasional.

Dari hasil penelusurannya, alasan relokasi sejumlah perusahaan dari Jabar ke Jawa Tengah dan daerah lainnya adalah upah.

Misal, perbedaan gaji Sukabumi dengan Jateng di kisaran Rp 1 juta per orang.

Baca juga: Megawati Soekarnoputri Siang Ini Dilantik Presiden Jokowi Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

Baca juga: VIRAL VIDEO Ular Piton Raksasa Diangkat Excavator, Ditemukan Saat Pengerjaan Proyek di Hutan

Minta bantuan Ridwan Kamil

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved