Jumat, 8 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Detik-detik Pria Dihabisi 3 Sepupunya Gara-gara Jalin Asmara Terlarang dengan Keponakan Sendiri

korban masih tetap kekeh menjalin asmara terlarang dengan keponakannya. Padahal keluarga sudah melarang dan bahkan dilakukan mediasi dengan polisi

Tayang:
Editor: Sesri
Net
Ilustrasi mayat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Detik-detik tiga orang pria menghabisi nyawa sepupunya di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pria berisinial AK (39) menghembuskan nafas terakhirnya setelah dihabisi oleh tiga orang saudara sepupunya.

Tragedi berdarah itu terjadi setelah keluarga merasa dibuat malu karena hubungan terlarang korban dengan keponakannya sendiri.

Ketiga sepupu korban itu yakni AH, R dan S. Ketiganya ditangkap serta ditetapkan sebagai tersangka setelah membunuh sepupunya dan berupaya melarikan diri.

Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Kolaka  AKBP Saiful Mustofa mengatakan hubungan asmara antara korban dan keponakannya yang perempuan itu sudah terjalin cukup lama.

Keluarga korban juga sudah beberapa kali mencoba memisahkan hubungan yang dijalin keduanya.

Peristiwa pembunuhan terjadi saat korban datang ke sebuah pesta di Desa Sumber Rejeki, lalu kedatangan korban diketahui tersangka AH.

AH kemudian mengambil pisau badik miliknya di tempat penyulingan nilam.

Baca juga: Hubungan Asmara Paman dan Keponakan Berujung Maut, AK Tewas Dihabisi Tiga Sepupu

Baca juga: Istrinya 3 Bulan Dibawa Kabur, Rudi Sakit Hati Karena Asmara, Aniaya Ayah si Asep yang Tak Bersalah

Kembali dari mengambil badik, AH melihat korban mengendarai motor, lalu mendekati dan melempar batu sebanyak dua kali.

"Korban lari bersembunyi ke rumah Muhammad, tersangka H memintanya untuk keluar dari rumah itu," bebernya saat merilis kasus tersebut, Sabtu (16/10/2021).

Ketiga pelaku mengepung rumah tersebut, tersangka S masuk melalui pintu belakang rumah dan melempar korban menggunakan batu dan kayu.

Sang sepupu lalu meloloskan diri keluar dari rumah, tak tinggal diam tersangka AH, S dan R mengejar korban.

Saat mengejar, tersangka R memberikan sebilah parang kepada S, selanjutnya R kembali mengambil parang yang lain.

Pelarian korban terhenti di bawah pohon jati usai dipukul oleh tersangka S menggunakan parang hingga tersungkur.

"Datang tersangka AH menaiki punggung korban dan menusuk dada dan perut korban sebanyak tiga kali menggunakan badik," urai AKBP Saiful Mustofa.

Sumber: Tribun sultra
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved