Breaking News:

Nasib Iptu IDGN, Polisi yang Hancurkan Harga Diri Gadis 19 Tahun, Kapolda Tak Beri Ampun

S menuruti permintaan pelaku tersebut. Namun, setelah menuruti permintaan IDGN, ayah S tak kunjung dibebaskan.

Editor: Muhammad Ridho
Kolase KOMPAS.com/MANSUR
Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi saat mengunjungi rumah korban di Parigi Moutong pada Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut update kasus oknum kapolsek rudapaksa anak tersangka yang ditahan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tenggara.

Sosok oknum perwira polisi adalah Iptu IDGN yang dilaporkan korban berinisial S (20).

Menurut pengakuan S, Iptu IDGN telah dua kali mengajaknya tidur di hotel.

Kasus tak terpuji di institusi kepolisian itu pun direaksi keras oleh Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi.

Setelah mendengar kasus itu, Rudy memerintahkan anak buahnya memeriksa IDGN.

Pelaku mendapatkan nomor HP korban saat korban menjenguk sang ayah. Pelaku juga memberi uang kepada korban dengan alasan untuk membantu ibu.

IDGN tega menyetubuhi anak seorang tahanan. Untuk melancarkan aksinya, IDGN mengirim pesan kepada korban, S (20).

Pesan mesra tersebut dikirim IDGN kepada S lewat aplikasi WhatsApp. IDGN ternyata mendapatkan nomor telepon S saat korban menjenguk sang ayah,

"Nomornya didapat saat si anak permpuan ini membawakan makanan untuk sang ayah yang ditahan di Polsek itu," kata Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Parimo Moh Rifal Tajwi selaku pendamping korban, Sabtu (16/10/2021), mengutip Tribun Palu.

IDGN menghubungi S dengan iming-iming akan membebaskan sang ayah dengan syarat harus melayaninya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved