Breaking News:

Banjir di 2 Desa Di Ukui Semakin Surut, BPBD Pelalawan: Sungai Kampar Masih Normal

Air kiriman dari hulu Sungai Nilo di daerah Indragiri Hulu menurun karena hujan tak turun lagi. Sehingga banjir di dua desa di Kecamatan Ukui reda.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
istimewa
Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan pada Sabtu (23/10/2021) lalu. (ist) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, UKUI- Banjir yang melanda Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau semakin surut pada Selasa (26/10/2021).

Aktivitas masyarakat di dua desa tersebut mulai normal karena ketinggian air terus menurun.

Genangan air timbul karena luapan dari Sungai Nilo dan beberapa sungai yang ada di sekitar desa sejak Jumat (22/10/2021) pekan lalu dan surut pada Senin (25/10/2021) serta semakin normal hari ini.

Air surut dikarenakan hujan tidak turun lagi dalam dua hari ini, sehingga genangan air yang merendam desa kembali mengalir ke sungai.

Baca juga: Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam Pelalawan Terancam Parah Lagi Jika Hujan Turun

Baca juga: Curah Hujan di Pelalawan Tinggi, Desa Lubuk Kembang Bunga & Air Hitam Banjir, BPBD:Sudah Mulai Surut

Foto: Banjir yang melanda Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan sejak Jumat pekan lalu. Saat ini air semakin surut.
Foto: Banjir yang melanda Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan sejak Jumat pekan lalu. Saat ini air semakin surut. (IST)

"Kemarin dan hari ini tidak ada hujan di lokasi itu. Jadi sudah semakin surut dan ketinggian air tinggal setinggi mata kaki saja," beber Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Rudianto, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (26/10/2021).

Ia menyebutkan, selain hujan tidak turun dalam dua hari ini, air kiriman dari hulu Sungai Nilo di daerah Indragiri Hulu (Inhu) juga menurun.

Sehingga tidak ada lagi air yang meluap sampai ke jalan dan permukiman warga.

Selain di Ukui, genangan air juga timbul di Kecamatan Pelalawan yang berdekatan dengan Sungai Kampar.

Banjir merendam beberapa fasilitas umum seperti jalan dan bangunan sekolah.

Ketinggiannya juga semakin surut dan berangsur normal.

"Ini sifatnya genangan air karena hujan. Jadi kalau hujan tidak turun, airnya surut dan kembali ke sungai," tandas Rudianto.

Berdasarkan pantauan BPBD, volume air Sungai Kampar dan sungai-sungai besar lainnya di Pelalawan masih normal.

Hal itu terlihat dari alat pengukuran level permukaan air Sungai Kampar di Kecamatan Langgam.

Kondisi sungai masih normal dan belum ada peningkatan secara signifikan.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved