Breaking News:

Berita Pekanbaru

Aksi Sindikat Pengedar Madu Palsu di Pekanbaru, Korban Rugi Belasan Juta Rupiah

Sindikat pembuat dan pengedar madu palsu di Pekanbaru diringkus Polsek Tampan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kapolsek Tampan AKP I Komang Aswatama saat memimpin ekspos pengungkapan kasus madu palsu, Jumat (29/10/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sindikat pembuat dan pengedar madu palsu di Pekanbaru diringkus polisi.

Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, berhasil mengungkap praktik pembuatan dan pengedaran madu palsu di Kota Pekanbaru yang dilakukan oleh empat orang.

Akibat perbuatan mereka, korban rugi belasan juta rupiah.

Para pelaku adalah lelaki berinisial MT alias Teja (21), A alias Ginting (52), H alias Haji (42) dan seorang wanita berinisial DS alias Diana (40).

Dalam melancarkan aksinya para tersangka ini memiliki peran berbeda-beda.

Diantaranya ada yang memasak bahan-bahan untuk dijadikan madu palsu, ada yang bertindak sebagai penjual dan meletakkan di warung-warung, serta ada yang berpura-pura membeli dalam jumlah besar.

Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama mengungkapkan pengungkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat bernama Deni (37).

Korban memiliki warung di Jalan Cipta Karya. Dia ketika itu didatangi tersangka MT, dan ditawarkan madu, Jumat (17/9/2021).

Tersangka MT kemudian menitipkan 4 botol madu untuk dijual.

Keesokan harinya, tersangka A dan DS, datang ke warung korban dan berpura-pura membeli madu yang dititipkan di warung korban.

Tersangka A dan DS selanjutnya bermaksud memesan madu dalam jumlah besar, yaitu 40 kg. Dimana harga perkilonya, tersangka bersedia membayar Rp450 ribu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved