Breaking News:

Berita Pelalawan

Gading Gajah Digerenda dan Sabu Diblender, Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti, Apa Saja?

Gading gajah digerenda dan sabu-sabu diblender oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan Riau saat pemusnahan barang bukti

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Kejari Pelalawan Riau melakukan pemusnahan barang bukti perkara tindak Pidana Umum (Pidum) yang selama ini ditangani di halaman kantor Kejari, Kamis (4/11/2021). Gading gajah digerenda dan sabu diblender. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Gading gajah digerenda dan sabu-sabu diblender oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan Riau saat pemusnahan barang bukti.

Pemusnahan barang bukti perkara tindak Pidana Umum (Pidum) ini berlangsung di halaman kantor kejari, Kamis (4/11/2021).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan yakni berasal dari 131 perkara yang ditangani dalam beberapa bulan terakhir ini.

Dengan rincian 78 kasus narkotika dan 53 perkara Orang dan Harta Benda (Oharda), Kemanan Negara dan Ketertiban Umum (Kamnegtibum), dan Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL).

"Semua perkara sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan dilakukan melalui bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan atau PB3R," kata Kepala Kejari Pelalawan Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen Fuzthathul Amul Huzni SH, Kamis (4/11/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com Kasi Intel Huzni menjelaskan, proses pemusnahan barang bukti dilakukan dengan berbagai cara.

Mulai dari dibakar, diblender, hingga dipotong menggunakan gerenda.

Adapun rincian jumlah barang bukti yang dimusnahkan yakni untuk perkara narkotika ada 45,17 gram sabu-sabu, ganja 11,03 gram, dan pil ekstasi 1,15 gram.

Dimusnahkan dengan cara dihancurkan dengan blender serta dibakar dalam wadah khusus.

Barang bukti lainnya diantaranya senjata api jenis revolver, kayu papan 150 lembar, broti 214 lembar, gading gajah dari kasus konservasi sumber daya alam.

Kemudian ada juga parang, egrek, tojok, dodos, hingga gerobak. Benda itu dihancurkan dengan cara dipotong-potong menjadi bagian kecil menggunakan gerenda dan kemudian dibakar kembali.

"Di samping memang sudah waktunya, pemusnahan ini sudah sesuai dengan aturan dan petunjuk dari pimpinan," ujar Huzni.

Proses pemusnahan barang bukti ini dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai instansi seperti Polres Pelalawan, Pengadilan Negeri (PN), BNNK, BKSDA Riau, Pabung Kodim KPR, Dinas Kesehatan, dan RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved