Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bapak dan Ibu Wafat Selisih 6 Jam, 4 Adik Beradik Kini Harus Pisah Dirawat Paman dan Bibi

Orangtua kandung, ibu dan bapak mendadak meninggal dalam jarak 6 jam, 4 orang anak yang jadi yatim piatu kini dapat perhatian serta bantuan publik.

Editor: CandraDani
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Komunitas PPA Kota Tasikmalaya bertakziyah ke rumah empat anak yang jadi yatim piatu ditinggal orang tua hampir bersamaan, Jumat (5/11/2021) petang. 

"Tidak sampai satu tahu sekali, ya, kasihan atuh."

"Pokoknya diatur sesering mungkin, agar kedekatan di antara mereka pun tetap terjaga," kata Dedeh. 

Istri Gubernur Jabar Takziah 

Istri Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Lina Marlina Ruzhan, melakukan takziyah ke rumah empat anak yatim piatu yang ditinggal hampir bersamaan oleh orang tuanya.

Lina tiba di rumah duka di Kampung Cijeruk Girang, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, sekitar pukul 13.00, Kamis (4/11/2021).

Di rumah duka, ternyata yang ada tinggal dua anak yatim piatu. Dua anak lagi sudah dibawa paman dan bibinya untuk dirawat.

Baca juga: 4 Anak yang Yatim Piatu dalam 6 Jam di Tasikmalaya Banyak Dapat Bantuan, Ditawari Jadi Anak Asuh

Yang tinggal di rumah yakni Azil (12) dan adiknya, Melinda (8). Mereka didampingi, Dedeh Kudrikah (29), bibi mereka.

Pada kesempatan tersebut, Lina bersama ketua RW dan RT serta lurah dan camat setempat sempat melaksanakan tahlilan.

Seusai tahlilan, Lina mendengarkan penuturan Dedeh bagaimana kronologi kedua orang tua anak-anak tersebut meninggal dalam waktu hampir bersamaan.

Lina kemudian menasehati Azil dan Melinda agar mereka tetap semangat, karena ternyata masih banyak keluarga yang menyayangi mereka.

Sebelum pamit, Lina memberikan bantuan makanan anak-anak serta uang duka.

"Saya merasa trenyuh melihat nasib keempat anak ini. Tapi takdir tak dapat ditolak, dan mereka masih beruntung memiliki paman dan bibi yang menyayangi mereka," kata Lina.

Lina yang merupakan anggota keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya sempat menawari Azil dan Melinda mesantren di Huda.

"Silakan kalau mereka mau mesantren akan kami terima dengan sebaik-baiknya. Tapi tergantung persetujuan keluarga," ujar Lina.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved