Bapak dan Ibu Wafat Selisih 6 Jam, 4 Adik Beradik Kini Harus Pisah Dirawat Paman dan Bibi
Orangtua kandung, ibu dan bapak mendadak meninggal dalam jarak 6 jam, 4 orang anak yang jadi yatim piatu kini dapat perhatian serta bantuan publik.
"Katanya mau datang setelah waktu jumatan. Kami masih menunggu," ujar Dedeh Mudrikah (29), adik kandung almarhum Dedi.
Sejak Dedi dan istrinya meninggal, Rabu pekan lalu, dan kisah duka ini dishare di TikTok, para tamu dermawan berdatangan, ikut berbelasungkawa dan memberikan bantuan.
Adnan (62), salah seorang kerabat, menuturkan, hingga saat ini setiap hari tamu berdatangan.
"Mereka rata-rata bersimpati dan terharu terhadap nasib keempat anak yang kini yatim piatu," kata Adnan.
Tak sedikit pula yang menawari sekolah gratis. Baik di sekolah umum maupun pesantren.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul MENGHARUKAN, 4 Anak Tasik yang Tiba-tiba Yatim Piatu Ditinggal Orang Tua Kini Harus Hidup Terpisah, dan Sempat Ikut Tahlilan, Istri Gubernur Jabar Takziyah ke Rumah Empat Anak Yatim Piatu di Tasikmalaya, serta Tamu Terus Berdatangan ke Rumah 4 Anak yang Mendadak Jadi Yatim Piatu, Tawarkan Sekolah Gratis,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/empat-anak-yang-jadi-yatim-piatu-di-tasikmalaya.jpg)