Breaking News:

Berita Riau

Kejati Riau Terima SPDP Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi UNRI di Kampus FISIP

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terima SPDP kasus dugaan pelecehan mahasiswi UNRI di Kampus FISIP.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terima SPDP kasus dugaan pelecehan mahasiswi UNRI di Kampus FISIP. FOTO: Polisi saat menyegel ruang kerja Dekan FISIP UNRI, Syafri Harto. Hal ini terkait dengan proses penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terima SPDP kasus dugaan pelecehan mahasiswi UNRI di Kampus FISIP.

Kasus ini, ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Pelapor atau korbannya, adalah seorang mahasiswi jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) berinisial L (21).

Sementara yang dilaporkan melakukan dugaan pelecehan seksual, yaitu Dekan FISIP UNRI, Syafri Harto.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Marvelous saat dikonfirmasi, membenarkan pihaknya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus tersebut dari penyidik Dirreskrimum Polda Riau.

Dalam SPDP itu, tertera nama terlapor, yang tak lain adalah Dekan FISIP UNRI.

"SPDP dari Ditreskrimum atas nama terlapor. Telah diterima tanggal 11 November 2021 kemarin," kata Marvelous, Selasa (16/11/2021).

Lanjut dia, dengan begitu pihak kejaksaan telah menerbitkan P-16.

Dimana dalam hal ini, Korps Adhyaksa Riau mengeluarkan Surat Perintah Penunjukkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan penyidik kepolisian.

"Saat ini JPU menunggu berkas perkara dari penyidik. Kalau sudah diterima, Jaksa akan meneliti kelengkapan syarat formil dan materil perkara," beber Marvelous.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved