Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Diragukan Jenis Kelaminnya, Kiper Ini Marah Besar, Balik Melakukan Tuntutan

Kiper ini marah besar. ia balik melakukan tuntutan setelah ada pihak yang meragukan jenis kelaminnya. Sampai Presiden FA Yordania angkat bicara

Editor: Budi Rahmat
(SSIMPY NATTY via TWITTER)
Zohreh Koudaei, 32 tahun, kiper asal Iran yang Dibully sebagai pria 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Diragukan jenis kelaminnya, kiper ini mengamuk.

Ia menuntut agar turuhan tersebut dibersihkan. Ia mengatakan bahwa tuduhan yang dialamtnya kepanya sebagai bentuk intimidasi.

Tak tanggungu-tangung, ia akan menuntut Yordania terkiat tuduhan tak beralasan tersebut.

Ia berkerudung dan memakai baju lengan panjang. Ia adalah Zohreh Koudaei.

Baca juga: Inilah Sosok Zohreh Koudaei, Kiper Berkerudung yang Dicurigai sebagai Pria

Ia mendapat perlakukan yang tak mengenakkan justru dibully disebut pria.

Zohreh Koudaei kiper dari negara Iran. Berkat penampilannya yang gemilang, sepakbola wanita Iran berhasil lolos ke Piala Asia.

Namun, dari sinilah malapetaka tersebut terjadi. Yordania yang dikalahkan oleh Iran kemudian meragukan jenis kelamin kiper Iran.

Mereka memita dilakukan pemeriksaan untuk memastikan jenis kelamin dsang kiper.

Namun, usaha tersebut justru mendapat kecaman yang keras. Sang pemain akan melakukan tuntutan ke FA Yordania terkait dengan tuduhan tak beralasan tersebut.

Lantas apa sebenarnya jenis kelamin Zohreh Koudaei. Berikut Kronologinya

Penjaga gawang tim sepak bola wanita Iran bersumpah akan menuntut Federasi Sepak Bola (FA) Yordania, yang dinilai melakukan penindasan dengan menuduhnya sebagai seorang pria.

Zohreh Koudaei (32 tahun) menyelamatkan dua penalti dalam kemenangan adu penalti 4-2 atas Yordania di Uzbekistan pada 25 September.

Dengan hasil itu, artinya tim sepak bola wanita Iran lolos ke Piala Asia Wanita AFC untuk kali pertama.

Akan tetapi, setelah pertandingan, FA Yordania menuntut 'pemeriksaan verifikasi jender' pada Koudaei dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC).

Melansir Daily Mail, Koudaei pada Rabu (17/11/2021) berkata dengan tegas, “Saya seorang wanita. Ini adalah intimidasi dari Yordania.”

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved