Breaking News:

Cinta dan Bisikan Gaib, Kakek Ini Nekat Gali Makam Istrinya Untuk Dibawa Pulang

Seorang kakek nekat menggali kuburan istrinya karena mengaku selalu mendapatkan bisikan gaib, rencananya jasad sang istri mau dibawanya pulang

(KOMPAS.COM/Dokumentasi Polsek Jambon-Ponorogo)
GALI KUBUR - Aparat Polsek Jambon meminta kakek R (65) warga Desa Jonggol menghentikan aktivitas penggalian kuburan makam almarhum istrinya yang sudah meninggal 25 hari lalu, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Cinta, kasih dan sayang, tidak selama bisa kita berikutan kepada orang terdekat.

Termasuk kepada suami atau istri, karena cinta, kasih dan sayang memang tidak bisa dimiliki selamanya.

Ada masa kita akan dipisahkan oleh maut, sehingga putus sudah cinta,kasih dan sayang tersebut.

Perasaan cinta yang begitu dalam dan besar, biasanya membuat seseorang kadang sulit melupakan apa yang Ia cinta itu, apalagi kalau sudah hilang.

Seperti kakek ini, cinta yang begitu besar terhadap istrinya harus putus karena istrinya lebih dulu meninggal dunia.

Namun cintanya itu malah membutakan mata sang kakek.

Perasaan yang Ia miliki membuatnya mengaku selalu mendapatkan bisikan gaib.

Hingga Ia pun nekat menggali kubur istrinya.

istri kakek tersebut baru meninggal sekitar 25 hari lalu, tepatnya pada hari Rabu (24/11/2021).

Peristiwa itu terjadi di Dusun Kidul, Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. 

Kakek berinisial R (65), itu nekat menggali makam istrinya karena mendapatkan bisikan gaib.

"Pelaku ini menggali kubur almarhum istrinya karena merasa selama ini ada bisikan pada dirinya yang menyuruh menggali kubur almarhumah istrinya," kata Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto saat dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021).

Nanang mengatakan, R menggali makam istrinya menggunakan cangkul dan parang.

Nanang menambahkan, petugas Polsek Jambon langsung bergerak ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Di lokasi, petugas melihat R sedang menggali makam istrinya. Petugas pun meminta pelaku menghentikan tindakan itu.

"Permintaan polisi akhirnya diterima pelaku dan menghentikan aktivitas gali kubur," kata Nanang. 

Tak berapa lama kemudian, tenaga kesehatan yang mengurusi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) datang ke lokasi. Pelaku akhirnya dibawa ke RSUD dr Hardjono Ponorogo.

Polisi menduga kakek itu depresi setelah istrinya meninggal dunia. 

Sumber Kompas.com/ Tribunpekanbaru.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved