Berita Kampar
Ini Pemicu Munculnya Spanduk Muhammadiyah Minta Kapolres Kampar Dicopot
Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kampar, Almy Zarlis menjelaskan pemicu munculnya spanduk meminta Kapolres Kampar AKBP Rido Purba dicopot
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
Menurut Almy, masyarakat Kampar bukanlah berkarakter keras.
Tetapi bisa saja bereaksi jika merasakan sesuatu perlakuan yang tidak patut.
"Kita nggak keras-keras kali kok. Tetapi wajar ada reaksi kalau ada sikap yang tidak dapat diterima," ujarnya.
Kapolres Rido yang dimintai tanggapan, mengaku spanduk itu terkait prokontra vaksinasi Covid-19.
Menurut dia, kata-kata kasar dan arogan yang dimuat dalam spanduk adalah perspektif.
"Itu terkait pro kontra vaksin. Kata-kata kasar dan arogan itu, perspektif," kata Rido kepada Tribunpekanbaru.com melalui pesan Whatsapp.
Ia sebagai Kapolres harus tegas dalam menegakkan aturan.
Rido mengklaim, Polres Kampar dan seluruh jajaran didukung oleh semua elemen di Kampar dalam melakukan percepatan vaksinasi Covid-19.
Ia meminta bantuan berita positif agar masyarakat Kampar lebih banyak lagi yang bersedia divaksin.
"Tolong bantu berita positif, agar masyarakat Kampar lebih banyak lagi yang mau divaksin. Karena vaksin adalah kebutuhan kita bersama. Makasih," ujar Rido.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/spanduk-kapolres-copot.jpg)