Breaking News:

Angka Kematian Akibat Covid-19 Masih Tinggi, Berikut Komorbid yang Memiliki Resiko Kematian

Covid-19 masih terus menular di tanah air, sejumlah pasien positif ada yang memiliki resiko kematian tinggi.

Editor: Ilham Yafiz
DOKUMENTASI TRIBUNNEWS / JEPRIMA
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Covid-19 masih terus menular di tanah air, sejumlah pasien positif ada yang memiliki resiko kematian tinggi.

Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia melonjak.

Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mencatat, ada tujuh komorbid dengan risiko kematian tinggi.

Pada Rabu (24/2), data Kemenkes menunjukkan, kematian akibat Covid-19 mencapai 317. Ini pertama kali menembus angka 300 dan merupakan yang tertinggi sejak 8 September tahun lalu.

Hingga 19 Februari, Kemenkes mencatat, total ada 2.484 pasien meninggal di masa varian Omicron mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia.

Dari 2.484 pasien yang meninggal, 54% tanpa komorbid. Untuk pasien komorbid yang meninggal, kebanyakan menderita diabetes melitus. Sebanyak 21% memiliki penyakit penyerta lebih dari satu.

"Risiko kematian meningkat 3,53 kali lebih tinggi pada pasien komorbid dibanding pasien tanpa komorbid," kata Siti Nadia Tarmizi, juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Selasa (22/2).

Hanya, Nadia mengungkapkan, risiko kematian berkurang 11% pada pasien yang sudah menerima satu dosis vaksin. Lalu, berkurang 67% pada pasien yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin dan 91% pada pasien yang sudah menerima vaksin booster.

"Kita perlu mendorong vaksinasi terutama pada lansia untuk melindungi dari penyakit parah dan kematian," ujarnya.

Komorbid dengan risiko kematian tinggi akibat Covid-19

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved