Breaking News:

Harga Sawit di Riau Pecah Rekor Lagi

Wako Pekanbaru Sebut Ironi, di Tengah Naiknya Harga Sawit di Riau Minyak Goreng Malah Langka

Wao Pekanbaru Firdaus memandang kelangkaan minyak goreng ironi karena Riau sebagai daerah perkebunan kelapa sawit dan penghasil Crude Palm Oil (CPO)

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Wali Kota Pekanbaru Firdaus menilai kelangkaan minyak goreng di daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia sebagai ironi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kelangkaan minyak goreng di Kota Pekanbaru jadi catatan tersendiri bagi Wali Kota Pekanbaru, Firdaus. Ia menilai kondisi ini merupakan permasalahan yang harus dituntaskan.

Dirinya memandang kelangkaan minyak goreng ironis sebagai daerah perkebunan kelapa sawit dan penghasil Crude Palm Oil (CPO).

Apalagi di Provinsi Riau terdapat sejumlah pabrik yang memproduksi minyak goreng.

"Kita memang secara detil tidak tahu, pola tata niaganya seperti apa, sampai sampai jadi langka," ujarnya.

Firdaus mengatakan bahwa permasalahan distribusi minyak goreng sudah menjadi isu nasional.

Ia menyakini Kementerian Perdagangan RI bersama pemerintah kota bisa mengontrol distribusi minyak goreng ke masyarakat.

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah kota berupaya mencukupi kebutuhan minyak goreng.

Ia menilai mesti ada solusi karena tidak sampai satu bulan lagi memasuki Ramadan.

Firdaus juga menanti kebijakan dari pemerintah pusat agar masalah pasokan minyak goreng ini teratasi.

Ia mengungkapkan pemerintah kota mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru harus memberi perhatian khusus dalam mengawasi peredaran minyak goreng di pasaran.

Ia menyebut bahwa dinas hanya bisa mengawasi agen yang ada.

"Kita hanya bisa mengawasi agen, kita tidak bisa melakukan intervensi. Sebab kuota minyak goreng sudah ada," jelasnya.

Firdaus mengatakan bahwa pemerintah kota tidak mengetahui tempat produksi minyak goreng.

Ia berharap permasalahan minyak goreng ini bisa segera tuntas.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved