Breaking News:

Berita Pelalawan

Polemik Harga Sawit, DPRD Pelalawan Panggil 19 Perusahaan Sawit Pemilik PMKS, Ini Hasilnya

Petani sawit di Pelalawan menjerit setelah harga sawit terus menurun akibat kebijakan larang ekspor CPO yang diambil pemerintah pusat

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
DPRD Pelalawan memanggil 19 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) untuk rapat dengar pendapat, Selasa (10/5/2022) di gedung dewan. Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit masih menjadi polemik bagi petani sejak Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah dan terus berlanjut sampai sepekan setelah Lebaran 2022 ini, termasuk di Kabupaten Pelalawan.

Petani sawit di Pelalawan menjerit setelah harga sawit terus menurun akibat kebijakan larang ekspor CPO yang diambil pemerintah pusat.

Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) menentukan harga di bawah pasaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Sehingga, petani menjual sawit di bawah harga yang ditetapkan PMKS. Belum lagi permainan par tengkulak atau pengumpul sawit warga.

Menanggapi persoalan harga sawit yang semakin merosot ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan memanggil 19 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Baharudin didampingi Wakil Ketua Faizal serta beberapa anggota dewan dari Komisi ll.

Dihadiri juga perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo), Dinas Perkebunan (Disbun), DPMPTSP, hingga perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda).

"Pertemuan ini sudah kita agendakan pada Banmus kemarin. Kita ingin membahas tentang harga sawit yang dikeluhkan petani di lapangan, karena harga jual di pabrik sangat rendah," beber Ketua Baharudin SH setelah membuka rapat di lantai lll gedung DPRD Pelalawan, Selasa (10/5/2022).

Baharudin menerangkan, pihaknya telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terlebih dahulu beberapa waktu silam ke beberapa PMKS.

Untuk mecari tahu harga sawit di tingkat pabrik, pengumpul, hingga petani.

Ternyata ada beberapa pabrik yang menurunkan harga secara sepihak hingga memberatkan petani.

Adapun perusahaan yang dipanggil yakni Pr Guna Setia Pratama, PT Sinar Siak Dian Permai, PT Multi Palma Sejahtera, PT Mitra Sari Prima, PT Inti Indosawit Subur, PT Makmur Andalan Sawit.

PT Musim Mas, PT Sari Lembah Subur,. Kemudian PT Cakra Alam Sejati, PT Serikat Putra, PT Gandahera Hendana, PT Mekarsari Alam Lestari, PT Surya Bratasena.

PT Adei Plantation, PT Cipta Data Sejati, PT Mitra Unggul Pusaka, PT Karya Panen Terus, PT Sinar Agro Raya, dan PT Langgam Inti Hibrindo.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved