Sudah bikin Ortu Syok dan buat Warga Gempar, Pemuda Ini Langsung Terima Azabnya
Pemuda ini langsung terima zabanya setelah sempat bikin ortu syok dan warga sekitar gempar. Nyatanya ia hanya mengarang cerita penuh drama
TRIBUNPEKANBARU.COM- Pemuda ini harus menanggung resiko ats perbuatannya sendiri. Warga dan keluaarga yang awalnya simpati, kini malah geram dengan pengakuannya yang belakang terungkap.
Ya, pemuda yang berinisial AFT ini awalnya pulang ke rumah dengan kondisi lusuh dan syok.
Tentu saja pihak keeluarga meenjdi ccuriga dan bertanya apa yang telah terjadi. Ia kemudian mengaku telah menjadi korban begal.
Baca juga: Niat Beli Seserahan Rp 20 Juta untuk Pernikahan, Uang Pria Ini Justru Raib Diembat Begal
Tak hanya itu, dengan sangat meyakinkan, ia menceritakan bagaimana pelaku begal sempat menginjaknya.
Terang saja pihak keluarga jadi marah dan mengajak anaknya itu untuk membuat laporan ke polisi.
Nah, disinilah aksinya yang licik ketahuan. Ternyata semua itu hanyalah karangan saja. Termasuk pengakuan ia dibegal dan dinjak pelaku.
Apa sebenarnya yang terjadi? Berikut ini kisahnya
Seorang pemuda asal Ciparay, Kabupaten Bandung, mengaku dibegal. Faktanya, sepeda motornya digadai untuk membayar hutang gara-gara judi online.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengatakan, pihak Polsek Ciparay mendapatkan laporan adanya kasus begal pada 2 Juni pukul 21.00.
Baca juga: Hendak Beli Seserahan, Uang Pemuda Ini Rp 20 Juta Digasak Begal, Hasil Jerih Payah 1 Tahun Bekerja
Baca juga: Ini Dia Dua Tampang Pelaku Begal Sadis yang bikin Resah Warga, Tega Lakukan Hal Mengerikan Ini
Anggota langsung mengecek ke tempat kejadia perkara.
"Korban mengaku mengalami kekerasan dengan cara diinjak. Mengaku motornya dipepet jatuh, terus diinjak dadanya, motor diambil," ujar Kusworo di Mapolsek Ciparay, Kabupaten Bandung, Senin (6/6/2022).
Kusworo menjelaskan, AFT (25) mengaku pingsan saat diinjak.
"Di dalami oleh polisi terkait luka-luka korban 365 itu. Dikaitkan dengan adanya informasi ada pihak yang menerima gadai motor," kata Kusworo.
Kusworo memaparkan, saat dicek nomor polisi sepeda motor korban dengan yang digadaikan, ternyata sama.
"Dari pihak gadai mengatakan, bahwa yang bersangkutan yang menggadai," kata Kusworo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-pengedar-sabu-borgol-tangkap_20150410_20150607_124753.jpg)