Berita Rohil
Ahui Tempuh 14 Jam ke Bagansiapiapi dari Medan Meski Tak Ada Prosesi Bakar Tongkang Tahun Ini
Ahui, warga Tionghoa dari Medan rela tempuh 14 jam perjalanan demi mengikuti ritual meski prosesi bakar tongkang tak dilaksanakan tahun ini
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
Sementara itu, seorang warga Bagansiapiapi bernama Yadi (33), merasa sangat senang karena kota menjadi ramai karena menyambut festival tahunan bakar tongkang ini.
“Ritual bakar tongkangnya memang tidak ada tahun ini, tapi tetap meriah dengan lampion dan acara hiburan yang bisa dinikmati masyarakat Kota Bagansiapiapi,” ujarnya.
Yadi berharap Festival Bakar Tongkang kembali bisa dilaksanakan pada tahun depan.
Karena sangat berdampak positif kepada Kota Bagansiapiapi dengan banyaknya wisatawan yang berdatangan.
“Ini sebagai peluang, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan perekonomian. Semoga festival ini selalu sukses dan membawa nama daerah hingga ke mancanegara,” pungkasnya.
( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sembahyang-ki-ong-ya-rohil.jpg)