Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pekanbaru Belum Terjangkit Wabah PMK, DPRD Minta OPD Serius Lakukan Pengawasan Ketat

Meskipun hewan ternak di Pekanbaru belum terjangkit wabah PMK, DPRD meminta OPD serius melakukan pengawasan ketat.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Meskipun hewan ternak di Pekanbaru belum terjangkit wabah PMK, DPRD meminta OPD serius melakukan pengawasan ketat. FOTO: Seorang peternak sapi saat menyemprot sapi dengan menggunakan cairan disinfektan di kandang ternak sapi jalan Melati, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Sabtu (2/7/2022). Penyemprotan ini guna mencegah terjadinya kasus PMK pada sapi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meskipun hewan ternak di Pekanbaru belum terjangkit wabah PMK, DPRD meminta OPD serius melakukan pengawasan ketat.

Lebaran Idul Adha Tahun 2022, tak sampai sepekan lagi (10 Juli). Beberapa peternak sapi di Kota Pekanbaru, kini sudah mulai bertebaran menjual hewan kurbannya.

Hanya saja saat ini, peternak hewan kurban tersebut, tidak bisa lagi sembarangan berjualan. Ini seiring sedang mewabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban.

Namun beruntungnya, hingga saat ini, Kota Pekanbaru belum ditemukan wabah PMK tersebut.

Meski demikian, Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST meminta, semua pihak terkait, agar tetap mewaspadai penyakit ini masuk ke Kota Pekanbaru. Tentunya dengan melakukan pengawasan yang ketat.

"Pengawasan yang kami maksudkan, tidak hanya seremonial. Tapi action di lapangan setiap hari. OPD terkait, terutama Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) sangat bertanggung jawab tentang ini," tegas Sabarudi kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (3/7/2022).

Lebih lanjut disampaikan, Distakan dan OPD Pemko Pekanbaru lainnya, harus serius dan bekerja ekstra jelang Idul Adha nanti. Jangan sungkan dan malu melakukan koordinasi dengan Pemprov Riau.

Terutama mengawasi setiap hewan kurban yang masuk ke Kota Pekanbaru. Tujuannya, untuk memastikan penyakit PMK tak masuk ke Kota Bertuah ini.

Yang paling penting di sini, masih kata Politisi Senior PKS ini, jangan sampai ada oknum yang bermain-main terhadap persoalan ini. Lakukan sesuai SOP, serta jangan menakut-nakuti peternak hewan. Apalagi untuk kepentingan pribadi, atau orderan pihak lain.

"OPD itu harus bekerja maksimal. Jangan sampai wabah PMK ada di detik-detik terakhir Lebaran di Kota Pekanbaru. Ini patut diwaspadai," harapnya.

Lebih dari itu, Sabarudi juga meminta kerjasama dan dukungan semua pihak. Maksudnya, persoalan ini tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Namun peternak hewan kurban juga harus menyadari, bahwa harus diantisipasi penyakit PMK ini.

Artinya, peternak juga harus mengikuti SOP yang sudah ditetapkan. Jika ada gejala pada hewannya, langsung melaporkan ke pihak terkait, agar cepat ditangani. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved