Breaking News:

Terancam Diblokir, Ini Alasan Platform Digital Asing WhatsApp hingga Google Wajib Daftar ke Kominfo

Pendaftaran PSE ditujukan agar terwujudnya equal playing field atau kesetaraan antara PSE dalam dan luar negeri.

Editor: Sesri
pexsels @Brett Jordan
Ilustrasi WhatsApp Media sosial Facebook, Instagram, 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Platform digital domestik dan asing wajib melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) ke Kominfo.

WhatsApp, Instagram hingga Google saat ini terancam diputus aksesnya oleh Kominfo.

Pemblokiran tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2022 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat yang akan berlaku 20 Juli 2020 mendatang.

Direktur Jendral Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan tujuan pendaftaran PSE Lingkup Privat ini.

Pendaftaran PSE ditujukan agar terwujudnya equal playing field atau kesetaraan antara PSE dalam dan luar negeri.

Selain itu juga bertujuan agar tiap PSE tunduk dan patuh pada aturan-aturan yang ada di Indonesia, termasuk pengumungutan pajak.

Mengutip laman resmi Kominfo, tujuan lainnya adalah untuk menjaga ruang digital di Indonesia.

Aturan ini juga bisa jadi alat untuk mengedukasi masyarakat dalam menggunakan ruang digital.

Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi mengatakan bahwa efek jika terjadi pelanggaran hukum, maka akan sulit untuk berkoordinasi dengan PSE.

"Bayangkan jika Indonesia tidak memiliki sistem pendaftaran, seluruh PSE beroperasi tanpa ada pengawasan, koordinasi, dan pencatatan. Efeknya, jika terjadi pelanggaran hukum di wilayah hukum Indonesia, kita akan kesulitan koordinasi dengan PSE," kata Dedy Permadi di Gedung Kemkominfo, Jakarta Pusat, dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/6/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved