Breaking News:

Berita Riau

Tarif Pajak Ekspor CPO Dihapus Pemerintah, Wakil Rakyat di Riau Beri Tanggapan Begini

Wakil Komisi II DPRD Riau Zulfi Mursal berharap kebijakan penghapusan pajak ekspor CPO bisa membawa angin segar bagi petani sawit di Riau

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Wakil Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Zulfi Mursal menanggapi penghapusan tarif pajak ekspor CPO yang dilakukan pemerintah pusat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan membuat kebijakan baru dengan menghapus tarif pajak ekspor CPO.

Kebijakan ini diharapkan bisa stabilkan harga Tandan Buah Segar (TBS) di masyarakat, terutama masyarakat Riau yang banyak menggantungkan hidup dengan sawit.

Wakil Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Zulfi Mursal mengharapkan dengan kebijakan baru ini bisa membawa angin segar bagi petani sawit di Riau.

"Kita tahu banyak masyarakat Riau yang bergantung hidup dengan sawit, jadi dengan kebijakan ini diharapkan bisa membawa angin segar bagi petani sawit di Riau,"ujar Zulfi Mursal.

Zulfi menambahkan, harga TBS harusnya patuh dengan yang sudah ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat petani tidak ada mengeluh lagi.

"Kita tahu saat ini selain harga TBS yang anjlok juga ditambah dengan harga kebutuhan pokok yang mahal,"ujar Zulfi Mursal.

Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi Riau hendaknya mengawal kebijakan pemerintah pusat terkait sawit ini, terutama menindaklanjuti surat dari Kementerian Pertanian untuk penetapan harga itu.

"Kita tahulah sawit ini kan menjadi tiang hidup banyak masyarakat di Riau, jadi harus betul-betul dilindungilah petani kita ini, tidak semua petani sawit orang-orang yang mampu,"ujarnya.

Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi Riau untuk membentuk tim gugus tugas memantau harga dan pabrik kelapa sawit yang bermain di lapangan.

"Sehingga masyarakat petani tidak selalu menjadi korban, tengkulak juga harus berkoordinasi dengan pihak pabrik, agar harga itu tetap stabil di masyarakat,"jelas Zulfi Mursal.

Kepala Desa Penghasil Sawit dari Riau Jumpa Presiden

Sebelumnya, seluruh kepala desa daerah penghasil Kelapa Sawit di Indonesia mendapatkan undangan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Jumat (15/7/2022) di Ancol Jakarta, sejumlah kepala desa dari Riau akan berangkat pertemuan tersebut.

Undangan pertemuan ini langsung dari Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI), dimana sekretarisnya adalah Pj Bupati Kampar Kamsol.

"Kami dapat undangan khusus kepala desa penghasil sawit, bertemu Pak Presiden di Ancol Jumat, tentu kami dari Riau akan banyak berangkat,"ujar Kepala Desa Bangun Purba Timur Jaya Rokan Hulu Rusli kepada Tribunpekanbaru.com Kamis.

Untuk biaya keberangkatan sendiri ditanggung masing-masing kepala desa yang akan hadir dalam pertemuan itu, adapun agenda pertemuan membahas kondisi terkini termasuk gejolak harga di masyarakat.

"Tentunya membahas kondisi terkini masalah sawit dan bagaimana kondisi di masyarakat,"ujar Rusli.

Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Riau Abdul Rachman Chan membenarkan adanya undangan tersebut kepada Kepala Desa Penghasil sawit di tanah air, termasuk di Riau sendiri.

"Memang ada undangannya untuk acara pertemuan di Jakarta nanti,"ujar Abdul Rachman.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved