Ngesot Minta Makan Sama Warga, Bocah Ini Sengaja Dikekang Ayah dan Ibu Tirinya, Kelaparan Dirantai
Seorang bocah berusia 15 tahun, ditemukan warga dalam kondisi berjalan ngesot dan kelaparan dengan kondisi kaki masih dirantai
TRIBUNPEKANBARU.COM - Sugguh tragis yang dialami oleh bocah ini, kondisinya kelaparan dan tubuhnya dirantai hingga berjalan ngesot.
Bocah itu berhasil keluar dari lokasi dirinya dikekang oleh orangtuanya.
Hingga akhirnya ditemukan warga sedang kelaparan dan meminta makan.
Akhinrya polisi sudah meminta keterangan kepada kedua orangtua bocah itu.
Sebagai informasi, anak berinisial R itu saat ditemukan oleh warga saat dirinya keluar rumah dengan cara ngesot karena kakinya masih diikat pakai rantai.
Bocah R yang kelaparan meminta makan kepada warga.
Keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira, orangtua bocah itu yakni sang ayah berinisial P dan ibu sambung alias ibu Tiri berinisial A.
Kedua orang yang diduga pelaku penyiksaan terhadap anaknya itu, saat ini statusnya masih sebagai saksi.
P dan A pun sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
"Masih jadi saksi (P dan A), nanti kita kumpulkan alat-alat bukti dulu, nanti akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan tersangkanya siapa aja," kata Ivan, Jumat (22/7/2022).
Di hadapan penyidik, P dan A mengaku memiliki alasan mengikat anaknya berinisial R (15) menggunakan rantai.
Keduanya khawatir, putranya merugikan lingkungan sekitar baik di dalam maupun di luar rumah.
Mereka juga menilai R merupakan anak berkebutuhan khusus.
"Sehingga kedua orang tua tersebut berinisiatif untuk mengekang atau membatasi pergerakan anak tersebut," jelas Ivan.
Bocah laki-laki itu diikat menggunakan rantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ngesot-minta-makan-sama-warga-bocah-ini-sengaja-dikekang-ayah-dan-ibu-tirinya-kelaparan-dirantai.jpg)