China dan AS Makin Tegang, Helikopter AS Nyaris Dicegat Militer China, Segera Pergi! Segera Pergi!
Sebuah insiden tegang terjadi. Militer China nyaris cegat dua helikopte milik AS. Keduanya langsung diminta pergi darri lokasi
TRIBUNPEKANBARU.COM- Semakin jelas. Amerika Serikat telah menerbangkan dua helikopternya masuk ke wilayah teritorial China.
Hal tersebut langsung mendapat respon dari militer China yang selanjutnya meminta helikopter tersebut meninggalkan lokasi atau nanti akan dicegat.
Pembicaraan tersebut terlihat dari sebuah pembicaraan di radio.
Siaran radio mengungkapkan China menuduh helikopter militer AS melanggar "wilayah udara teritorialnya" 12 mil laut dari pantainya pada Minggu dan Senin (28-29 Agustus), sementara sebuah pesawat militer Jepang diperingatkan karena datang terlalu dekat. ke wilayah udara China.
Baca juga: Langsung Dikirim dari China, Ini Penampakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Menurut siaran radio yang terdeteksi oleh halaman Facebook penggemar militer Taiwan ADIZ, sebuah pesawat militer AS mendekati pantai timur China dari Selat Taiwan pada pukul 8:14 pagi, dan menerima peringatan dalam bahasa Mandarin dan Inggris, dengan yang terakhir menyatakan "Saya adalah orang China.
Angkatan Udara, Anda mendekati wilayah udara saya, segera pergi, atau saya akan mencegat." Pada pukul 08:38, pilot pesawat AS terdengar mengatakan:
"Saya adalah pesawat militer Amerika Serikat yang melakukan kegiatan militer yang sah di wilayah udara internasional dan menggunakan hak-hak ini sebagaimana dijamin oleh hukum internasional. Saya beroperasi dengan memperhatikan hak dan kewajiban semua negara.”
Setelah kedua belah pihak mengulangi pesan yang sama selama satu jam berikutnya, penyiar Angkatan Udara PLA pada pukul 10:32 terdengar mengatakan dalam bahasa Mandarin dan Inggris:
"Ini adalah Angkatan Udara PLA China, Anda telah memasuki wilayah udara teritorial China, sebuah pelanggaran serius. kedaulatan China, segera pergi, segera pergi!"
Baca juga: China Siagakan Militer Mereka dalam Status Siaga Tinggi, Respon Kapal Perang AS di Selat Taiwan
Sekitar pukul 10 pagi pada hari Senin, PLA kembali memperingatkan sebuah pesawat militer AS bahwa pesawat itu mendekati wilayah udara China dan segera pergi.
Pesawat AS melanjutkan perjalanannya dan sekali lagi diperingatkan bahwa ia telah memasuki "wilayah udara teritorial China" dan segera pergi.
Menurut Taiwan ADIZ, pesawat tempur China mencegat pesawat militer AS pada hari Minggu dan Senin, dan yang terakhir akhirnya meninggalkan wilayah udara China.
Seorang perwakilan Taiwan ADIZ mengatakan kepada Taiwan News bahwa pada hari Minggu, ada satu contoh di mana helikopter Angkatan Laut AS Sikorsky MH-60 Seahawk terbang di dalam batas 12 mil laut dari laut teritorial China.
Taiwan ADIZ mengklaim bahwa pada hari Senin, ada dua contoh MH-60 Seahawks memasuki batas 12 mil laut China.
Selain itu, perwakilan tersebut mengatakan bahwa pada hari Selasa (30 Agustus), pesawat militer Jepang diperingatkan oleh PLA bahwa mereka mendekati wilayah udara teritorial China.
MH-60 Seahawks kemungkinan dari kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga , USS Antietam (CG 54) dan USS Chancellorsville (CG 62), yang memasuki Selat Taiwan pada hari Minggu. Kedua kapal perang tersebut membawa dua helikopter Sikorsky SH-60B atau MH-60R Seahawk LAMPS III.(*)
(Tribunpekanbaru.com)
Baca juga: Gelar Operasi Militer Skala Besar di Wilayah Taiwan, China Beri Peringatan AS?
Baca juga: Tak Butuh Pasokan dari AS, Taiwan Sudah Ciptakan Sistem Pertahanan Drone, Dipakai Melawan China
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-personil-militer-angkatan-darat-as-lepas-landas-dengan-helikopter-black-hawk.jpg)