Breaking News:

Sudah Tiba di Pelabuhan, Indonesia Adalah Negara Pertama di Asia Tenggara yang Punya Kereta Cepat

Terlihat ada delapan rangkaian kereta cepat yang dikirim dari Qiangdo, Tiongkok. Kehadiran kereta cepat di Indonesia menjadi momentum besar bagi negar

Editor: Muhammad Ridho
Dok. PT KCIC
Desain Kereta Cepat Jakarta-Bandung 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Setelah dua pekan mengarungi lautan, rangkaian Kereta Cepat Jakarta Bandung atau KCJB tiba di Indonesia.

Kereta cepat pertama di Indonesia itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (1/9/2022) lalu.

Video kehadiran perdana kereta cepat di Indonesia itu dibagikan akun instagram KCJB.

Dalam video yang dibagikan, terlihat rangkaian KCJB dibawa dengan kapal kargo Cosco Shipping.

Terlihat ada delapan rangkaian kereta cepat yang dikirim dari Qiangdo, Tiongkok.

Kehadiran kereta cepat di Indonesia menjadi momentum besar bagi negara ini.

Sebab, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki kereta cepat.

“Setelah sekian lama akhirnya EMU KCJB tiba di Tanjung Priok. Rasa senang dan bangga bercampur aduk dengan datangnya rangkaian kereta. Indonesia bangga karena menjadi negara pertama yang memiliki kereta api cepat di Asia Tenggara,” tulis unggahan tersebut.

Kereta cepat milik Indonesia itupun sudah diturunkan dari kapal dan akan dikirim ke Depo KCIC di Tegalluar, Bandung.

Prosesi penurunan gerbong bagian kepala kereta cepat tersebut disaksikan langsung beberapa pejabat, misalnya Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China Dwiyana Slamet Riyadi.

Kereta Rel Listrik (Electric Multiple Unit/EMU) berkecepatan tinggi dan Kereta Inspeksi Komprehensif (Comprehensive Inspection Train/CIT) memiliki kecepatan operasional maksimum 350 km per jam, serta dirancang dan diproduksi sesuai dengan standar China.

Proyek KCJB akan memangkas waktu perjalanan antara Jakarta dan Bandung, ibu kota Provinsi Jawa Barat, dari lebih dari tiga jam menjadi sekitar 40 menit.

Sepuluh kereta lainnya dijadwalkan akan dikirim dari China ke Indonesia secara bertahap hingga awal 2023.

Rangkaian pertama yang baru tiba di Indonesia sendiri dikirim pada 22 Agustus 2022 lalu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved