Berita Kampar
Dalami Penyebab Kerbau Mati Mendadak, Pemkab Kampar Datangkan Tim Laboratorium Veteriner Sumbar
Pemkab Kampar masih mendalami penyebab kematian Kerbau secara mendadak. Meski gejala klinisnya mirip wabah Kerbau ngorok
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
Menurut dia, berbeda dengan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang disebabkan virus. Kerbau ngorok merupakan wabah yang rawan menyerang hewan ternak di sekitar aliran sungai.
"Peternak di sekitar aliran sungai perlu waspada. Di Kampar memang banyak peternak di sekitar aliran sungai," ujarnya.
Ia menambahkan, Kerbau ngorok merupakan wabah musiman. Siklus kemunculan wabah ini sekitar lima tahun sekali. Tetapi dapat diatasi dengan perawatan.
"Ini lah yang sedang kita sosialisasikan. Masyarakat kita beri edukasi. Bagaimana mengatasi wabah ngorok ini agar masyarakat tidak terlalu panik," tutur Deyus.
( Tribunpekanabru.com / Fernando Sihombing )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/heboh-begini-kronologinya.jpg)