Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Jalan Rusak Akibat IPAL Tak Kunjung Diperbaiki Pemko, Begini Reaksi DPRD Pekanbaru

Hingga pekan ketiga September 2022 ini, belum ada progres perbaikan jalan rusak di Kota Pekanbaru, akibat galian IPAL.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Kendaraan melintas di ruas Jalan Rajawali, Kota Pekanbaru yang dalam kondisi rusak, Rabu (17/8/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga pekan ketiga September 2022 ini, belum ada progres perbaikan jalan rusak di Kota Pekanbaru, akibat galian IPAL.

Terutama di wilayah Sukajadi, Jalan A Yani, Jalan Teratai dan sejumlah jalan lainnya.

Bahkan ironisnya, saat hujan lebat Selasa petang kemarin, jalan-jalan tersebut makin hancur. Hal yang paling disayangkan banyak pihak, Pemko Pekanbaru seakan cuek, tak melakukan tindakan apapun.

Harusnya Pemko melalui Dinas PUPR, memerintahkan kontraktor pelaksana, untuk memperbaikinya. Namun yang terjadi saat ini, terkesan terjadi pembiaran, meski masyarakat sudah berulang kali mengeluh.

"Harusnya ini menjadi tanggung jawab kontraktor IPAL. Pemko harus tegas soal ini, jangan dibiarkan berlarut-larut. Mau tunggu korban apa lagi, baru diperbaiki," tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH, Rabu (21/9/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Ketidakberdayaan Pemko Pekanbaru mengatasi persoalan ini, sangat disayangkan wakil rakyat. Padahal, sejak lama legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, meminta agar jalan rusak akibat IPAL tersebut diperbaiki.

Apalagi sekarang musim hujan, potensi kerusakan jalan itu makin tinggi. Jika dibiarkan, maka pengendara akan semakin sengsara.

"Masyarakat sekarang sangat marah, mau ngadu ke mana lagi. Ditambah lagi sekarang pengerjaan di Jalan Sudirman, menambah tata kota ini makin buruk," tegas Politisi PDI-P ini lagi.

Robin Eduar berharap, Pemko mengambil tindakan terukur. Dinas PUPR selaku yang paling bertanggung jawab, jangan hanya lips servis saja. Namun harus ada action nyata, sehingga jalan-jalan rusak ini, bisa dikembalikan seperti semula.

Termasuk juga drainase di sekitar jalan rusak, dinormalisasi segera. Seperti halnya di Jalan Ahmad Dahlan-Jalan Mangga, kondisi drainase dan jalannya rusak parah.

"Sekarang penggalian IPAL ini sudah berjalan empat tahun. Harus ada progres perbaikan jalan seperti semula. Dinas PUPR jangan banyak alasan. Masyarakat sudah menderita akibat rusaknya jalan tersebut," tegasnya lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved