Breaking News:

Berita Dumai

Paspor dengan Masa Berlaku 10 Tahun Mulai Diterbitkan Imigrasi Dumai, Biaya Tetap Rp 350 Ribu

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai mulai terbitkan paspor berlaku 10 tahun sejak Rabu kemarin, biaya pengurusan paspor tetap Rp 350 ribu

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Donny Kusuma Putra
Kepala Imigrasi Dumai perlihatkan paspor dengan masa berlaku 10 tahun. 

 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi menetapkan Paspor Republik Indonesia (RI) dengan masa berlaku 10 mulai Rabu (12/10/2022).

Pelaksanaan implementasi kebijakan penerbitan paspor dengan masa berlaku 10 tahun, sudah mulai dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai pada Rabu kemarin.

Demikian diungkapkan Kepala Imigrasi Dumai Rejeki Putra Ginting .

Dijelaskannya, penerapan masa berlaku paspor yang baru ini didasarkan pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 18 tahun 2022 merupakan perubahan dari Permenkumham Nomor 8 tahun 2014.

"Jadi masyarakat yang melakukan pengurusan paspor baru atau perpanjangan , mulai Rabu ini masa berlaku paspornya sudah 10 tahun," katanya.

Ginting menerangkan, terkait biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) paspor masa berlaku 10 tahun, biayanya masih sama dengan yang lama, yakni Rp350.000

"Untuk biaya taidak ada penambahan, masyarakat masih akan membayar biaya yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 350.000," terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, masa berlaku paspor 10 tahun tidak berlaku terhadap paspor yang terbit sebelum tanggal diimplementasikannya Permenkumham tersebut.

"Jadi, masa berlaku paspor 10 tahun berlaku bagi pemohon yang mengurus Rabu ini. Tidak berlaku terhadap paspor yang terbit sebelum tanggal 12 Oktober 2022," jelasnya.

Ginting memaparkan paspor dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau WNI yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Selain kategori tersebut, paspor diberikan untuk jangka waktu 5 tahun.

Saat ini, permohonan paspor di Kantor Imigrasi Dumai, rata-rata berjumlah 75 sampai 80 permohonan per hari.

Tujuan pembuatan pasporpun beragam, antara lain untuk ibadah umroh, berobat, liburan, dan ada juga untuk perjalanan bisnis.

Diberlakukannya masa paspor 10 tahun disambut antusias masyarakat Dumai.

Seperti diungkapkan Sikat Situmorang yang senang diberlakukannya masa berlaku paspor paling lama 10 tahun.

"Kami senang terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 18 tahun 2022 sehingga masa berlaku paspor menjadi 10 tahun. Saya membuat paspor baru untuk keperluan perjalanan dinas ke Jepang," pungkasnya

( Tribunpekanbar.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved