Breaking News:

DPRD PEKANBARU

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Masih Naik, DPRD Pekanbaru Minta TPID Jangan Hanya Formalitas

Kalau kerja TPID tidak seremonial, maka harga tak melambung. Mindset ini yang harus diubah. Kerja TPID jangan hanya formalitas saja

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Alexander
Suasana di Pasar Pagi Arengka Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Meski Pemko Pekanbaru sudah diingatkan berkali-kali, namun hingga pekan ke empat Desember ini, harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan.

Mulai dari cabe, sayur mayur, ayam, daging, tomat dan kebutuhan lainnya. Kondisi ini sebenarnya sudah diwanti-wanti DPRD Pekanbaru.

Terutama kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pekanbaru, agar dapat melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga.

Termasuk menjaga ketersediaan pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

"Kalau kerja TPID tidak seremonial, maka harga tak melambung. Mindset ini yang harus diubah. Kerja TPID jangan hanya formalitas saja," tegas Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Roem Diani Dewi SE MM, Senin (26/12/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Ketua Pansus Ranperda PDAM Tirta Siak DPRD Pekanbaru Roem Diani Dewi SE MM
Ketua Pansus Ranperda PDAM Tirta Siak DPRD Pekanbaru Roem Diani Dewi SE MM (Istimewa)

Pantauan Tribunpekanbaru.com di beberapa pasar rakyat di Kota Pekanbaru, harga cabai rawit dari Rp56 ribu naik menjadi Rp60 ribu/kg.

Bawang putih dari Rp22 ribu/kg naik menjadi Rp25 ribu/kg.

Cabe merah mengalami kenaikan lebih awal, dimana dari Rp40 ribu naik Rp50 ribu dan hari ini naik diharga Rp53 ribu/kg.

Harga pare yang biasanya Rp8-10 ribu/kg, hari ini naik jadi Rp15 ribu/kg, sama halnya dengan sayur gambas dari Rp8-10 ribu/kg, naik jadi Rp15 ribu/kg.

Sedangkan harga tomat Rp16 ribu/kg dan petai tembus Rp75 ribu/kg.

Diakui Srikandi Partai Demokrat ini, meski TPID sudah bekerja, namun harus dilakukan maksimal lagi.

Sekarang sudah masuk puncak Nataru, tentunya harga-harga berpeluang dimainkan, jika tidak ada pengawasan yang ekstra.

TPID selaku tim yang resmi dibentuk, melihat kondisi saat ini, harus dikendalikan.

Sehingga tidak makin melonjak. Karena ini nanti muaranya terjadi peningkatan inflasi di daerah.

"(Inflasi) harus ditekan segera. Ini juga amanat pemerintah pusat yang menjadi program wajib dikerjakan dengan benar. Segera kontrol di lapangan, untuk meminimalisir dugaan permainan harga yang dilakukan oleh oknum," harapnya.

( Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved