Ini Tanda-tanda Haji Mabrur Menurut Nabi Muhammad SAW
Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW memberikan penjelasan terkait pahala atau balasan bagi jamaah haji yang mendapatkan predikat mabrur
TRIBUNPEKANBARU.COM - Haji adalah rukun Islam ke-5 yang wajib dilakukan oleh setiap orang Muslim yang telah memenuhi syarat berdasarkan syariat yang diatur.
Salah satu persyaratannya adalah mampu secara materi dan fisik.
Perintah Allah kepada hamba untuk berhaji ini termaktub dalam Al-Qur’an, Surah Ali Imran, Ayat 97:
Artinya:
“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”
Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW pun bersabda
“Wahai sekalian manusia, sungguh Allah telah mewajibkan bagi kalian haji maka berhajilah kalian!”
Seseorang berkata: “Apakah setiap tahun, ya Rasulullah?”
Beliau terdiam sehingga orang tersebut mengulangi ucapannya tiga kali. Lalu Rasulullah SAW bersabda:
“Kalau aku katakan ya, niscaya akan wajib bagi kalian dan kalian tidak akan sanggup.”
Kemudian beliau berkata: “Biarkanlah apa yang aku tinggalkan kepada kalian. Sesungguhnya orang sebelum kalian telah binasa karena mereka banyak bertanya yang tidak diperlukan dan menyelisihi nabi nabi mereka. Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian maka lakukanlah sesuai dengan kesanggupan kalian. Dan bila aku melarang kalian dari sesuatu maka tinggalkanlah.”
Setiap orang yang menjalankan ibadah haji tentunya berharap menjadi Haji Mabrur.
Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW memberikan penjelasan terkait pahala atau balasan bagi jamaah haji yang mendapatkan predikat mabrur
“Tidak ada balasan (yang pantas diberikan) bagi haji mabrur kecuali surga,” (HR Bukhari).
Predikat mabrur memang hak prerogatif Allah SWT untuk disematkan kepada hamba yang dikehendaki-Nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/batas-usia-maksimal-calon-jemaah-haji-dicabut-indonesia-dapat-tambahan-kuota-dari-arab-saudi.jpg)