Ini Tanda-tanda Haji Mabrur Menurut Nabi Muhammad SAW
Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW memberikan penjelasan terkait pahala atau balasan bagi jamaah haji yang mendapatkan predikat mabrur
Tetapi seseorang yang dapat meraih haji mabrur pasti memiliki ciri-ciri tersendiri.
Berikut tanda-tanda haji mabrur
Rasulullah SAW juga pernah memberikan kisi-kisi tanda-tanda atau ciri-ciri bagi setiap orang yang mendapatkan predikat mabrur hajinya.
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya.
“Para sahabat berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa itu haji mabrur?’ Rasulullah menjawab, ‘Memberikan makanan dan menebarkan kedamaian.’”
Kemudian dalam hadits lain Rasulullah SAW ditanya tentang haji mabrur. Rasulullah kemudian berkata, ‘Memberikan makanan dan santun dalam berkata.’
Al-Hakim berkata bahwa hadits ini sahih sanadnya tetapi tidak diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.”
Dari dua hadits di atas bahwa sebagian dari tanda mabrurnya haji seseorang ada tiga.
1. Santun dalam bertutur kata (thayyibul kalam).
2. Menebarkan kedamaian (ifsya’us salam).
3. Memiliki kepedulian sosial yaitu mengenyangkan orang lapar (ith‘amut tha‘am)
Dari tiga tanda ini, dapat disimpulkan bahwa predikat mabrur sebenarnya tidak hanya dirasakan oleh orang yang menjalankan haji saja, melainkan juga berdampak besar kepada sisi sosial di lingkungannya. Wallahu a'lam bish-shawab.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/batas-usia-maksimal-calon-jemaah-haji-dicabut-indonesia-dapat-tambahan-kuota-dari-arab-saudi.jpg)