DPRD Pekanbaru
Warga Bambu Kuning Curhat ke Anggota DPRD Pekanbaru Ervan Soal BPJS dan Anak Putus Sekolah
Warga Jalan Kampung Baru, Kelurahan Bambu Kuning, Tenayan Raya Pekanbaru, curhat habis-habiskan dengan Anggota DPRD Pekanbaru H Ervan
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Warga Jalan Kampung Baru, Kelurahan Bambu Kuning, Tenayan Raya Pekanbaru, curhat habis-habiskan dengan Anggota DPRD Pekanbaru H Ervan, akhir pekan lalu.
Mereka mempertanyakan soal keberadaan BPJS Kesehatan, serta bagaimana anak-anak kurang mampu bisa bersekolah. Sebab, daerah mereka ini dominan masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah.
"Pertemuan reses kami kemarin, memang agak haru dengan warga Bambu Kuning. Mereka masih banyak yang belum terdaftar BPJS Kesehatan, termasuk anak-anak yang putus sekolah," kata Anggota DPRD Pekanbaru H Ervan saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Senin (17/7/2023).
Dalam pertemuan yang dihadiri pemuka masyarakat, tokoh dan perangkat RT dan RW tersebut, H Ervan langsung menjelaskan soal BPJS, yang masih belum dimengerti sebagian masyarakat di sana.
Disampaikan, untuk BPJS, bahwa Pemko Pekanbaru saat ini memiliki Program Universal Health Coverage (UHC), yang dijadwalkan dilaunching dalam waktu dekat ini.
UHC di Kota Pekanbaru sudah 97 persen. Sementara peserta BPJS yang aktif sudah di atas 75 persen. Makanya sudah bisa dilaksanakan. Setelah dilaunching, maka setiap masyarakat yang berobat, hanya membawa KTP saja.
"Jadi, bagi masyarakat yang belum mendaftarkan BPJS, silakan langsung daftarkan segera melalui RT, RW. Selanjutnya data dibawa ke Lurah, Camat, Dinsos, serta terakhirnya didaftarkan di Diskes. Jika sudah didaftarkan, nantinya masyarakat berobat hanya bawa KTP saja," terangnya.
Untuk perihal ini, lanjut Wakil Ketua Komisi III DPRD ini, perangkat RT dan RW serta OPD terkait harus membantu dan memfasilitasi, masyarakat yang mau mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS. Apalagi ini sudah perintah langsung Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun.
"Mohon kerjasama pihak terkait. Agar program UHC BPJS ini bisa segera terlaksana, serta masyarakat kurang mampu terbantu," pintanya.
Selanjutnya, untuk persoalan anak putus sekolah, H Ervan menerangkan, bahwa Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun melalui Disdik, sudah punya program membantu anak-anak dari kalangan kurang mampu untuk bersekolah.
Artinya, jangan sampai ada anak-anak di Kota Pekanbaru, yang putus sekolah karena alasan ekonomi dan lainnya.
"Kami sudah sampaikan ke masyarakat, agar mendata anak-anak yang kurang mampu bisa sekolah. Karena Pemko Pekanbaru akan membantu, mulai dari seragam, buku-buku sekolah hingga peralatan sekolah lainnya," sebutnya.
H Ervan juga menyampaikan, bahwa Komisi III DPRD dan Pemko Pekanbaru saat ini, sangat komit untuk BPJS (UHC) dan masalah pendidikan. Masyarakat Kota Pekanbaru tidak boleh lagi yang putus sekolah, termasuk tidak ada lagi masyarakat yang kurang mampu, yang tidak terdaftar di BPJS.
"Tentu ini sama-sama kita kawal, agar prosesnya on the track. Sehingga masyarakat terbantu," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/warga_bambu_kuning_curhat_ke_anggota_dprd_pekanbaru_ervan_soal_bpjs_dan_anak_putus_sekolah.jpg)