Berita Riau
Kapal yang Kecelakaan di Selat Malaka Dekat Perbatasan Riau Diduga Kaitan Sindikat Perdagangan Orang
Kapal nahas yang mengalami kecelakaan di kawasan perairan Selat Malaka, dekat provinsi Riau, diduga ada kaitan dengan sindikat perdagangan orang.
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapal nahas yang mengalami kecelakaan di kawasan perairan Selat Malaka, dekat provinsi Riau, diduga ada kaitan dengan sindikat perdagangan orang.
Kapal ini mengalami kecelakaan pada Selasa (15/8/2023).
Dalam kejadian tersebut 11 orang dilaporkan selamat dan 3 orang dinyatakan hilang dan belum ditemukan.
Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.
"Ada dugaan terkait sindikat TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang, red). Saat ini Satpolair Polres Bengkalis sedang melakukan penyelidikan," jelasnya, Kamis (17/8/2023).
Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan Kapal di Selat Malaka, 11 Selamat dan 3 Orang Hilang Dalam Pencarian
Baca juga: Kecelakaan Kapal di Selat Malaka, Berikut Identitas 11 Korban Selamat, 3 Hilang Kini dalam Pencarian
Ia memaparkan, kapal tersebut mengalami kecelakaan usai diduga dihantam oleh ombak.
Dipaparkan Bimo, untuk 11 korban yang selamat, diketahui diamankan oleh Kepolisian Malaka.
Satpolair Polres Bengkalis lanjut dia, masih berkoordinasi untuk mendapatkan informasi dari korban.
"Kami masih berkoordinasi dengan Kepolisian Malaka untuk mendapatkan informasi dari korban yang diamankan di sana. Naik kapal siapa, siapa tekong, agen. Kendala kami disitu, karena mereka masih diamankan Kepolisian Malaka," jelas Bimo.
Saat melakukan pencarian terhadap 3 korban kecelakaan kapal ini, tim Search and Rescue (SAR) menemukan sejumlah barang.
Namun belum diketahui pasti apakah barang-barang ini milik korban atau bukan.
"Ditemukan ada life jacket, sepatu, sendal dan jeriken. Ini ditemukan pada pencarian hari kedua Rabu kemarin," kata Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi.
Berikut identitas para korban selamat:
1. Hidayat/27 tahun/Laki-laki/Belawan
2. Zulkifli/51 tahun/Laki-laki/Tanjung Medang
3. Zumardi/25 tahun/Laki-laki/Tanjung Medang
4. Zahri/29 tahun/Laki-laki/Rupat Tengah
5. Khairul/45 tahun/Laki-laki/Rupat Tengah
6. Rizal/33 tahun/Laki-laki/Jambi
7. Iwan Saputra/26 tahun/Laki-laki/Jambi
8. Maskrun/52 tahun/Laki-laki/Jawa Tengah
9. Adlan/34 tahun/ Laki-laki/Medan
10. Delsi/26 tahun/Perempuan/Medan
11. Mansur Hidayat/24 tahun/Laki-laki/Jawa Tengah
Sementara untuk identitas 3 korban hilang yang kini masih dalam pencarian, baru satu yang teridentifikasi, yaitu Khailan (50). Sementara 2 lagi belum diketahui.
"Kapal berlayar dengan rute Johor, Malaysia menuju Indonesia. Ada 14 orang, 11 selamat dan dievakuasi KMV Indomal, sementara 3 dalam pencarian," terang Budi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/life-jaket-laka-kapal-selat-malaka.jpg)