DPRD Pekanbaru
Ketua DPRD Sabarudi Bicara Soal Kabel Semrawut, Kini Rancang Perda Inisiatif SJUT
Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, yang mengaku resah dan risau, soal kesemrawutan kabel jaringan di Kota Pekanbaru ini
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski kesemrawutan kabel di Kota Pekanbaru, sudah memakan korban, namun hingga kini belum ada action nyata dari Pemko Pekanbaru, untuk menindaknya.
Setelah Komisi I, Komisi IV dan Bapemperda, kini giliran Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, yang mengaku resah dan risau, soal kesemrawutan kabel jaringan di Kota Pekanbaru ini.
Katanya, keberadaan jaringan kabel-kabel provider yang ada di Kota Pekanbaru, sekarang semakin semrawut.
Karena lambannya action nyata dari leading sektor terkait, maka DPRD Pekanbaru kini sedang proses perancangan Perda Inisiatif untuk pemusatan kabel jaringan tersebut.
"Keresahan tentang jaringan kabel-kabel provider semrawut ini, tidak hanya legislatif (DPRD). Tapi kami yakin, pemerintah (eksekutif) juga kian risau," tegas Sabarudi kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (17/9/2023).
Agar penanganan jaringan kabel ini tertata rapi, DPRD Pekanbaru sudah merumuskan Perda Inisiatif tentang SJUT (Sarana Jaringan Utilitas Terpadu).
Tujuannya semata-mata, untuk mengatur penanaman tiang dan penarikan kabel-kabel itu sehingga para provider yang ada di Pekanbaru mengikuti SOP yang berlaku.
Hingga kini, proses pembahasan SJUT tersebut, sudah berjalan.
Seperti yang sudah dilakukan Komisi I dan Bapemperda DPRD Pekanbaru, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tangerang Selatan dan Kota Bogor untuk mendapatkan data dan perbandingan, mengenai kabel jaringan tersebut.
"Kita pastikan serius membahas Perda Inisiatif ini. Karena, saya pribadi juga gelisah dengan keberadaan kabel-kabel semrawut tersebut. Bukan hanya merusak estetika dan keindahan kota, melainkan sudah memakan korban," tegasnya.
"Saya akui juga, kesemrawutan kabel ini pasti menjadi perhatian kita bersama. Padahal ini kan sudah lama. Tak elok kita pandang hampir di sudut kota, kabel jaringan menyuntai," tambahnya.
Untuk tahap jangka pendek, lanjut Politisi Senior PKS ini, dia meminta provider segera merapikan.
Jangan ada kabel berseliweran di lapangan. Termasuk penanaman tiang yang tak beratutan.
"Sekarang, sakit mata kita melihatnya. Tidak ada rapinya sedikit pun. Ini tak boleh dibiarkan," katanya.
Sekadar diketahui, di tengah DPRD Pekanbaru ribut soal kabel jaringan yang semraut, tapi tidak menyurutkan langkah pengusahanya untuk tetap menambah jaringan.
Dari pantauan Tribunpekanbaru.com di lapangan beberapa hari terakhir, petugas provider masih memasang jaringan di beberapa ruas jalan.
Seperti di Jalan Lobak, serta di sebagian jalan lingkungan lainnya.
( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/anggota_komisi_ii_dprd_pekanbaru_sabarudi_st.jpg)