Bahasa Gaul

Jumawa atau Jemawa Adalah Apa? Berikut Arti Kata Jemawa, Ciri-ciri, Dampak dan dalam Bahasa Gaul

Banyak yang bertanya jumawa atau jemawa adalah apa? Berikut arti kata jemawa , ciri-ciri jemawa , dampak jemawa dan jemawa artinya Bahasa Gaul

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Ilustrasi
Jumawa atau Jemawa Adalah Apa? Berikut Arti Kata Jemawa, Ciri-ciri, Dampak dan dalam Bahasa Gaul 

Sebagai manusia apalagi seorang muslim hendaknya menghindari sifat jemawa. Jemawa dapat dikenali dengan beberapa karakteristik atau ciri-ciri sebagai berikut.

1. Selalu Ingin Dipuji

Orang yang jemawa senang mendapat pujian. Meskipun pujian-pujian yang diberikan tidak sesuai dengan keadaan dirinya. Mereka haus pujian. Oleh sebab itu, mereka akan melakukan apapun untuk mendapat pujian sebanyak-banyaknya.

2. Merasa Lebih Hebat dari Orang Lain

Orang dengan sifat jemawa cenderung merasa paling bisa dan paling hebat dibandingkan orang lain. Segalanya akan berjalan dengan baik apabila ada kehadiran dirinya. Mereka juga cenderung meremehkan kemampuan orang lain.

Tujuannya membuat orang lain merasa tidak ada yang bisa menandingi dirinya. Ia ingin menjadi satu-satunya yang hebat di antara lingkaran orang-orang yang ada di kehidupannya.

3. Bersifat Egois

Orang dengan sifat jemawa sering kali tidak merasa bersikap egois kepada orang lain. Hal ini disebabkan oleh seringnya melihat diri sendiri. Mereka bagai memakai kaca mata kuda, tidak memedulikan hal-hal di sampingnya.

4. Sering Mencela Orang Lain

Sering mencela menjadi tanda bahwa Grameds memiliki sikap jemawa. Mereka yang jemawa akan memandang orang lain lebih rendah dari dirinya. Kekurangan-kekurangan orang lain akan dilihatnya dengan serendah mungkin. Padahal belum tentu pandangannya sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

Mereka yang jemawa tidak segan untuk mencela dan merendahkan orang lain di depan umum. Mungkin baginya, apa yang diucapkan adalah candaan. Tetapi, bagi orang yang menerimanya, bisa saja menganggap hal tersebut merupakaan celaan.

5. Selalu Membicarakan Diri Sendiri di Setiap Situasi

Grameds dapat mengenali orang yang jemawa dengan melihatnya ketika bersosialisasi. Apakah mereka cenderung membicarakan diri sendiri atau ikut melebur dalam obrolan. Jika seseorang cenderung membicarakan diri sendiri di dalam setiap obrolan meskipun telah berganti topik obrolan.

Misalnya sedang membicarakan krisis iklim maka orang tersebut akan cenderung membicarakan kontribusinya dalam lingkungan. Alih-alih membicarakan hal-hal yang menyebabkan krisis iklim dan solusinya.

6. Mengeluh Berkedok Pamer

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved