PSPS Riau
Head to Head Persikab vs PSPS dan Kala Manajer PSPS Kejar Wasit di Musim 2008/2009
Persikab Bandung dan PSPS Riau sudah pernah bersua di kompetisi Indonesia sebelumnya.
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Persikab Bandung dan PSPS Riau sudah pernah bersua di kompetisi Indonesia sebelumnya. Dua kali bertemu, keduanya saling mengalahkan.
Pertemuan kedua tim terjadi di Divisi Utama atau Liga 2. Mereka bersua di babak 16 besar Liga 2.
Pertemuan pertama terjadi di Stadiom Kaharuddin Nasution Rumbai, tepatnya pada 20 Agustus 2008. Kala itu, PSPS Riau menekuk tamunya dengan skor 2 - 0.
Giliran bertandang ke markas Persikab Bandung pada 28 April 2009, PSPS Riau kalah 2 - 1. Pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat.
Pada masa itu pula, PSPS Riau melenggang terus ke babak 8 besar dan akhirnya bisa promosi ke Liga 1 atau Indonesia Super League (ISL).
Baca juga: Pelatih PSPS Riau Optimistis Bawa Poin dari Markas Persikab Bandung
Baca juga: Ini Pemain Persikab Bandung yang Diwaspadai PSPS Riau
Baca juga: Jadwal Pertandingan Persikab vs PSPS Riau, Babak Degradasi Liga 2 di Grup B, Kickoff Pukul 15.00 WIB
Namun ada kejadian yang perlu diingat saat pertandingan di Bandung pada edisi 28 April 2009 tersebut. Kala itu, manajer PSPS Riau, Dastrayani Bibra mengejar wasit yang tengah menuju ruang ganti sesaat pertandingan selesai.
Dikutip dari kompas.com, saat itu kubu PSPS Riau tidak terima dengan kekalahan 2 - 1 tersebut sebab pihak PSPS Riau menilai wasit berpihak.
"Saya tahu, Persikab juga tim bagus dan kedua tim bermain imbang. Namun, kami kecewa karena kepemimpinan wasit. Kami banyak sekali dikenai pelanggaran, sementara dua gol mereka didapatkan dari bola mati. Hal yang paling mengecewakan kami adalah dianulirnya gol kedua kami," kata manajer PSPS Destrayani Bibra.
Pelatih PSPS Riau saat itu Abdul Rahman Gurning. Ia menambahkan pinalti seharusnya tidak ada karena ia yakin timnya tidak melakukan pelanggaran.
"Saya berani membuktikan dengan rekaman televisi," tegas Gurning.
Nah, Sabtu besok (6/1/2024), PSPS Riau akan menantang Persikab Bandung. Bukan di babak 16 besar Liga 2 seperti musim 2008/2009 lalu namun kali ini di babak play-off degradasi.
Babak ini akan menentukan nasib PSPS Riau apakah bertahan di Liga2 atau terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
Melihat statistik di babak penuisihan group, statistik Persikab Bandung cukup lumayan. Dari 12 laga, Persikab meraih 3 kemenangan, 4 kali seri dan 5 kekalahan.
Dari 12 laga, lini depan Persikab Bandung mencetak 12 gol. Artinya, persentase setiap laga 1 gol.
Lini belakang Persikab Bandung cukup rapuh. Dari 12 laga, gawang Nusantara United kebobolan 16 gol. Artinya, persentase kebobolannya sebanyak 1,3 gol.
Baca juga: Ridwan Saragih ke Pemain: Jangan Tercatat Orang yang Membuat PSPS Riau Terdegradasi
Baca juga: Tantang Persikab di Play-Off Degradasi, 4 Pemain PSPS Riau Tidak Bisa Diturunkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/psps-riau-saat-lawan-sada-sumut.jpg)