Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Siak

Bupati Siak Hadiri Peringatan HUT Transmigrasi ke-37 di Rawang Kao

Bupati Siak Alfedri memperingati HUT kedatangan orang-orang transmigrasi ke kampung Rawang Kao, kecamatan Lubukdalam, Kamis.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri (kanan) menerima potongan tumpeng dari tokoh warga transmigrasi pada HUT ke-37 kedatangan transmigrasi di kampung Rawang Kao, Kamis (10/1/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kedatangan orang-orang transmigrasi ke kampung Rawang Kao, kecamatan Lubukdalam, Kamis (11/1/2024) malam.

Kegiatan itu dihadiri ratusan orang di stadion mini, kampung itu.

Peringatan HUT kedatangan transmigrasi di kampung itu sengaja digelar secara besar-besaran untuk mengingat kembali kedatangan pertama mereka.

Kedatangan pertama itu mengalami berbagai kesulitan, berkat kegigihan dan kerjasama mereka menjadi warga kabupaten Siak yang saat ini telah menuai kemakmuran.

Kegiatan itu digelar oleh pemerintahan kampung bersama masyarakat. Pemerintah kampung ini mengundang Bupati Siak Alfedri untuk bersama -sama memotong tumpeng, sebagai bentuk rasa syukur.

Peringatan HUT kedatangan transmigrasi ke 37 tahun 2023 sendiri merupakan momen penting bagi warga Kampung Rawang Kao.

Perjuangan mereka saat pertama kedatangan para transmigrasi dari berbagai daerah di pulau Jawa selalu dikenang dan diceritakan kepada generasi penerus.

Tujuannya agar cerita perjuangan itu menjadi sejarah yang tumbuh untuk meningkatkan semangat juang kepada generasi penerus mereka.

Bupati Siak Alfedri saat menghadiri acara tersebut, mengatakan terharu dan senang bisa hadir dan berbaur dengan tetua serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini dianggap sebagai momen untuk mengingat kembali perjuangan orang tua dahulu yang membangun wilayah kecil hingga menjadi perkampungan yang maju dan sejahtera.

“Saya juga ikut bersyukur dan mengapresiasi kegiatan ini. Untuk mengenang 37 tahun silam kedatangan transmigrasi di kabupaten Siak, saya tahu betul pada 1986 kehidupan warga transmigrasi sangat sulit,” katanya.

Industri kelapa sawit berkembang, permintaan CPO tinggi. Hal itu sangat mempengaruhi ekonomi warga transmigrasi di kabupaten Siak. Sebab warga transmigrasi yang rata-rata memiliki kebun kelapa sawit.

“Ekonominya mulai bangkit, dan terus bergerak maju hingga saat ini, warga diberi kelimpahan rezeki dan kesejahteraan lahir dan batin,” ujar Alfedri.

Alfedri memastikan warga transmigrasi sudah menikmati hasil kelapa sawitnya. Perkampungan juga semakin maju, akses infrastruktur jalan dan listrik sudah sampai di ujung kampung.

“Artinya, kehidupan warga ekonominya relatif semakin bagus. Alhamdulillah, ini patut kita syukuri, saat ini kehidupan warga ekonominya semakin bagus,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved